- Ratusan pengemudi ojek online mengepung kantor PT CIP di Medan Sunggal pada 23 April 2026 akibat penarikan motor paksa.
- Aksi dipicu tindakan sekelompok penagih utang yang memaksa driver menyerahkan kendaraan serta dokumen tanpa penjelasan yang jelas dan transparan.
- Polisi melakukan mediasi antara kedua belah pihak hingga akhirnya mereka sepakat berdamai dan menyelesaikan masalah secara kekeluargaan di kantor polisi.
SuaraSumut.id - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) mengepung kantor debt collector di kawasan Jalan Sei Rokan, Kecamatan Medan Sunggal, pada Kamis, 23 April 2026.
Aksi spontan ini dipicu dugaan penarikan paksa sepeda motor milik salah satu driver yang disebut dilakukan tanpa penjelasan jelas.
Berdasarkan unggahan akun Instagram MedanKinian, insiden bermula ketika korban menerima orderan antar secara offline, di luar aplikasi resmi.
Namun saat tiba di lokasi tujuan, korban mengaku dicegat oleh beberapa orang dan diarahkan masuk ke sebuah kantor yang berada di sekitar tempat tersebut.
Di dalam kantor itu, korban disebut mendapat tekanan untuk menyerahkan kunci sepeda motor, STNK, hingga diminta menandatangani sejumlah dokumen tanpa penjelasan yang jelas mengenai isi maupun tujuannya.
Peristiwa tersebut langsung memicu keresahan di kalangan driver ojol lainnya. Mereka khawatir kejadian serupa bisa menimpa pengemudi lain dengan modus yang sama.
Ketegangan di lokasi pun sempat meningkat setelah para rekan korban berdatangan untuk meminta penjelasan. Polisi kemudian turun tangan usai menerima laporan adanya gangguan keamanan
Kapolsek Sunggal Kompol Yunus Tarigan ketika dikonfirmasi SuaraSumut.id, membenarkan adanya perselisihan antara kelompok ojek online dengan pihak penyedia jasa penagihan utang. Keributan itu terjadi di kantor PT CIP yang berada di Jalan Sei Rokan.
"Awalnya menerima informasi bahwa telah terjadi keributan antara pihak ojol dengan pihak mata elang PT CIB di Jalan Sei Rokan," ucap Yunus, Jumat 24 April 2026.
Petugas langsung melakukan pengecekan ke lokasi untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali. Saat tiba di tempat kejadian, polisi mendapati ratusan pengemudi ojol tengah mencari petugas lapangan yang diduga melakukan penarikan motor milik salah satu driver.
Situasi sempat sulit dikendalikan karena massa bertahan di sekitar kantor tersebut. Untuk menghindari bentrokan yang lebih besar, polisi kemudian mengevakuasi perwakilan kedua belah pihak ke kantor polisi guna dilakukan mediasi.
Setelah melalui proses perundingan selama beberapa jam, kedua pihak akhirnya sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan tanpa menempuh jalur hukum lebih lanjut.
"Kedua belah pihak akhirnya damai, menyelesaikan secara kekeluargaan," tukasnya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Media Singapura Ikut Bingung Minuman Kemasan Diduga Mengandung Sabun Beredar di Demo Bundaran HI
-
Viral Cerdas Cermat Aneh di Sibolga, Pertanyaan Belum Selesai Tapi Jawabannya Sudah Tahu
-
Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock
-
Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar
-
Viral Video! Kelakuan Anggota Dewan, Berawal Saling Hina Lalu Baku Pukul saat Sidang
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki
-
Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan
-
Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC