Suhardiman
Jum'at, 24 April 2026 | 12:26 WIB
Longsor menutup badan jalan lintas nasional Tarutung-Sipirok Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. [Antara]
Baca 10 detik
  • Tanah longsor melanda Kabupaten Nias Selatan dan Tapanuli Utara di Sumatera Utara pada Kamis, 23 April 2026.
  • Bencana tersebut menyebabkan jalan nasional di Tapanuli Utara terputus sepanjang 15 meter dan melumpuhkan akses warga.
  • Pemerintah memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan sedang melakukan pembersihan material longsor.

SuaraSumut.id - Bencana tanah longsor kembali mengguncang wilayah Sumatera Utara (Sumut). Pada Kamis, 23 April 2026, longsor terjadi di Kabupaten Nias Selatan dan Kabupaten Tapanuli Utara, menyebabkan gangguan akses jalan vital masyarakat.

Data dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara mencatat longsor terjadi di Kecamatan Fanayama dan Kecamatan Simangumban.

Bencana itu meyebabkan jalan umum menuju Jalan Sorake di Kabupaten Nias Selatan terdampak dan Jalan Nasional Tarutung-Sipirok terputus sepanjang 15 meter di Kabupaten Tapanuli Utara.

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan laporan tersebut merupakan data yang diterima.

"Berdasarkan laporan korban luka maupun korban meninggal dunia dan pengungsi nihil," katanya melansir Antara, Jumat, 24 April 2026.

Berbagai upaya penanganan atas kejadian bencana telah dilakukan kedua pemerintah setempat dan sejumlah pemangku kebijakan terkait. Selain itu, pihaknya melakukan koordinasi dalam hal penanganan bencana di lokasi terdampak.

"Kondisi terkini di Kabupaten Nias Selatan jalan sudah dilalui dan untuk di Kabupaten Tapanuli Utara masih tahap pembersihan," katanya.

Load More