- BMKG memprakirakan sejumlah wilayah di Sumatera Utara mengalami hujan ringan hingga sedang sepanjang Jumat, 24 April 2026.
- Suhu udara berkisar 14 hingga 32 derajat Celsius dengan kelembapan tinggi serta kecepatan angin 3-7 kilometer per jam.
- Masyarakat diimbau waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor akibat intensitas hujan tersebut.
SuaraSumut.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca di Sumatera Utara (Sumut).
Hari ini, umat, 24 April 2026, sejumlah wilayah diperkirakan dalam kondisi berawan hingga hujan ringan dan sedang.
Prakirawan BBMKG Wilayah Lestari Irene Purba, mengatakan, pagi hari cuaca pagi umumnya berawan dengan potensi hujan di Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Mandailing Natal, Nias Selatan, Nias, Padang Lawas, dan Padang Lawas Utara.
Memasuki siang hingga sore hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan meluas ke sebagian besar wilayah Sumatera Utara.
Hujan berpotensi terjadi di wilayah Dairi, Humbang Hasundutan, Mandailing Natal, Pakpak Bharat, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara.
"Pada malam hari kondisi cuaca masih didominasi hujan ringan hingga sedang, dengan potensi hujan sedang di wilayah Labuhanbatu Selatan, Mandailing Natal, dan Tapanuli Selatan," katanya melansir Antara.
Sementara pada dini hari, hujan ringan diprakirakan terjadi di wilayah Asahan, Batu Bara, Tanjungbalai, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Nias Selatan, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Tapanuli Selatan, serta Tapanuli Tengah.
BMKG mencatat suhu udara di Sumatera Utara berkisar antara 14 hingga 32 derajat Celsius, dengan kelembapan udara mencapai 78 hingga 99 persen. Angin bertiup dari arah selatan hingga barat daya dengan kecepatan 3-7 kilometer per jam.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah lereng timur, pegunungan, lereng barat, dan pantai barat Sumatera Utara, agar mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.
BMKG juga meminta masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi guna mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi.
Berita Terkait
-
Jam Berapa Bisa Melihat Hujan Meteor Arietid 10 Juni 2026? Ini Waktu Terbaik Mengamatinya
-
Gubernur Bobby Nasution Tegur PLN, Minta Kompensasi bagi Masyarakat Terdampak Pemadaman Listrik
-
9 Wilayah Indonesia Terkena Tsunami Kecil Usai Gempa M7.7 di Filipina, Gempa Trending
-
Tsunami Filipina Terjang Sulawesi Utara dan Maluku Utara
-
Filipina Diguncang Gempa 7,7 SR Berpotensi Tsunami, Manado Siaga
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Kereta Laga Kambing di Deli Serdang, 1 Orang Tewas
-
Lantik 17 Pejabat Fungsional-3 PNS, Kakanwil Imigrasi Sumut Sampaikan Pesan Penting
-
Pasutri Pengedar Sabu di Medan Ditangkap, Uang-Perhiasan Senilai Rp 500 Juta Disita
-
Dorong Investasi, Imigrasi Sumut Hadirkan ULTIMA di KEK Sei Mangkei
-
Perluas Layanan Global, BRI Bawa QRIS Cross Border BRImo ke Jaringan Merchant di China