- Video viral pada 24 April 2026 menampilkan siswa SD di Kabupaten Samosir mengenakan sepatu rusak parah.
- Para siswa mengaku belum memiliki uang untuk membeli sepatu baru meski tetap semangat bersekolah setiap hari.
- Respons publik terhadap unggahan tersebut berhasil mengumpulkan bantuan sepatu baru bagi siswa yang membutuhkan di sekolah.
SuaraSumut.id - Sebuah video memperlihatkan kondisi sepatu beberapa siswa Sekolah Dasar (SD) dalam kondisi parah dan tidak layak pakai viral di media sosial. Hal ini memicu rasa simpati sekaligus keprihatinan netizen.
Dalam video berdurasi singkat yang dilihat Jumat, 24 April 2026, terlihat beberapa siswa di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara,
berdiri mengenakan seragam merah putih.
Pemandangan kontras terlihat pada sepatu mereka. Terlihat sepatu hitam yang mereka kenakan tampak hancur, dengan lubang besar di bagian sol bawah hingga ujung kaki terlihat.
Seorang pria yang diduga adalah guru di sekolah itu terdengar menyapa para siswa dengan lembut menggunakan bahasa daerah.
Saat ditanya mengapa belum mengganti sepatu, para siswa tersebut memberikan jawaban yang menyayat hati.
"Belum ada uang, Pak," kata siswa dengan polosnya.
Kondisi ini tidak menyurutkan langkah mereka untuk menuntut ilmu. Para pihak diharapkan membantu dan memperhatikan kebutuhan murid ke depannya.
"Meski dalam keterbatasan, semangat belajar anak-anak tetap terlihat. Momen ini menjadi pengingat bahwa masih ada saudara-saudara kita yang membutuhkan perhatian dan dukungan, terutama dalam dunia pendidikan. Semoga ke depan ada lebih banyak pihak yang tergerak untuk membantu dan memperhatikan kebutuhan dasar para siswa," tulis dalam unggahan.
Unggahan itu pun menuai beragam respons dari netizen. Kini, sejumlah anak yang sepatunya tak layak pakai mendapatkan bantuan berupa sepatu baru.
"Semangatlah ya untuk belajar," kata seorang guru dalam video.
Berita Terkait
-
Kisah Sukses BRILink Agen Kursumawati, Raih Grand Prize Super BRILink Agen 2025
-
Rekonstruksi SMAN Unggulan Sukma Rampung Desember, Warga Nias Bangga Miliki Sekolah Bertaraf Unggul
-
Mengubah Hidup Keluarga, Misi Mulia Mantri BRI di Pelosok Sumatera Utara
-
Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari
-
Gubernur Bobby Nasution Tegaskan Komite Sekolah Jangan Jadi Beban Peserta Didik
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
BNN Sumut Bongkar Sebuah Rumah di Helvetia, Total 8 Kg Sabu Disita
-
Eks Direktur Pelindo Korupsi Pengadaan Kapal Divonis 5 Tahun Penjara
-
Sequis Life Dorong Masyarakat Mengevaluasi Kebutuhan Perlindungan
-
Viral Siswa Seberangi Sungai di Atas Tali, Pemerintah Aceh Desak BNPB Bangun Jembatan
-
2 Anak Medan Ditangkap Kasus Narkoba Lintas Pulau, Modus Kirim Paket Ekspedisi