SuaraSumut.id - Roslinda Pasaribu (60) ditemukan tewas di rumahnya di Kecamatan Lintongnihuta, Kabupaten Humbahas, Sumatera Utara (Sumut). Wanita lanjut usia (lansia) ini dibunuh oleh pelajar SMP.
Peristiwa terjadi pada 28 Januari 2022 lalu. Keluarga yang curiga dengan kematian korban, lalu melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Petugas kemudian membongkar makam dan melakukan autopsi terhadap jasad korban pada 1 April 2022.
"Petugas melakukan autopsi dan hasilnya korban mati tidak wajar," kata Kapolres Humbahas AKBP Acmad Muhaimin melalui Kasi Humas Aipda Syawal Lolobako, Rabu (13/4/2022).
Petugas yang melakukan penyelidikan mendapati bahwa korban tewas karena dibunuh. Pada Rabu 6 April 2022, petugas menangkap AN (15) dan KN (15). Selain itu, petugas juga menangkap karyawan toko emas DL (24).
"Pelaku utama AN dan KN masih di bawah umur dan masih pelajar. Sedangkan DL sebagai penadah," katanya.
Dari keterangan pelaku, korban tewas setelah dicekik dan kepalanya dipukul AN menggunakan batu.
"Awalnya pelaku tidak ada niat untuk melakukan pembunuhan. Hanya mau mencuri uang milik korban," ujarnya.
Saat itu, korban berada di luar rumah. KN bertugas mengawasi dan AN yang melakukan pencurian. Setelah pelaku mengambil uang dari lemari, ternyata korban masuk ke rumah.
AN langsung bersembunyi di kamar mandi. Korban berjalan ke kamar mandi hendak mencuci piring. Takut aksinya diketahui, AN mendorong korban hingga terjatuh. Ia juga mencekik leher korban.
"Melihat korban tidak berdaya, pelaku mengambil satu bongkahan batu dan memukulnya ke kepala korban sebanyak dua kali," katanya.
Setelah memastikan korban tewas, pelaku mengambil cincin di jari korban dan uang Rp 1,7 juta. AN kemudian keluar dari rumah korban.
Pelaku AN dikenakan Pasal 339 subsider 365 ayat 3 subsider 362 KUHP dengan ancaman penjara 20 Tahun. Sedangkan KN dikenakan Pasal 56 KUHP dan 362 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.
"Untuk DL dikenakan pasal 480 KUHP (penadah) dengan ancaman 4 Tahun penjara," tukasnya.
Kontributor : Budi warsito
Tag
Berita Terkait
-
Wanita Bunuh Suaminya, Kisah Pembunuhan Lembah Gapyeong di Korea Selatan
-
Kondisi Membaik, Pelaku Pembunuhan Istri dan Anak di Kragilan Serang Ditahan di Rutan Polres Serang
-
Tumbangkan 4 Begal Seorang Diri, Korban Malah Dijadikan Tersangka Pembunuhan Begal
-
Tetangga dan Adik Kandung Korban Jadi Saksi Kunci Pembunuhan Ibu dan Anak di Serang Banten
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya
-
150 Ribu Batang Ganja Dimusnahkan di Madina, Ladang Seluas 5 Hektar Ditemukan di Pegunungan
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki