- Sebuah ambulans asal Gayo Lues terperosok ke jurang sedalam 400 meter di Jalinsum Dairi-Karo pada Senin, 15 Juni 2026.
- Kecelakaan tersebut mengakibatkan perawat Sri Jayanti meninggal dunia dan sopir Zupri Sahrizal mengalami luka berat dalam kondisi kritis.
- Petugas gabungan telah mengevakuasi para korban setelah ambulans usai melaksanakan tugas mengantar pasien dari Medan menuju Aceh.
SuaraSumut.id - Perjalanan pulang sebuah ambulans dari Kota Medan ke Aceh, berujung maut. Kendaraan yang ditumpangi dua tenaga kesehatan asal Kabupaten Gayo Lues, Aceh, terperosok ke jurang di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Dairi-Karo.
Ambulans milik RSU Muhammad Ali Kasim Blangkejeren itu jatuh ke jurang sedalam 400 meter. Insiden terjadi di wilayah Desa Balan Dua, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi, Senin, 15 Juni 2026.
Akibat kejadian itu, seorang perawat bernama Sri Jayanti meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, sopir ambulans, Zupri Sahrizal, mengalami luka berat dan ditemukan dalam kondisi kritis.
Kasi Humas Polres Dairi AKP Syahri Ramadhan, menjelaskan bahwa informasi kecelakaan diterima dari warga sekitar pada pukul 11.00 WIB.
Mendapat laporan tersebut, petugas gabungan dari Polri, TNI, dan masyarakat langsung melakukan upaya evakuasi yang cukup sulit karena medan yang curam.
"Senin sore pukul 17.00 WIB, korban meninggal atas nama Sri Jayanti berhasil dievakuasi. Sementara sopir ambulans, Zupri Sahrizal, ditemukan dalam kondisi kritis," katanya, Selasa, 16 Juni 2026.
Usai dievakuasi, korban nantinya akan dipulangkan menuju Kabupaten Gayo Lues untuk diserahkan kepada pihak keluarga dan instansi terkait.
"Korban yang kritis telah diberangkatkan ke Kota Cane," ujar Syahri.
Dari informasi yang dihimpun, ambulans tersebut baru saja menyelesaikan tugas mengantar pasien ke RS Haji Medan dan sedang dalam perjalanan kembali ke Aceh saat kecelakaan terjadi.
Keterangan itu diperkuat oleh Surat Perintah Tugas yang diterbitkan RSU Muhammad Ali Kasim.
Dalam surat tersebut, perawat Sri Jayanti dan sopir Zupri Sahrizal ditugaskan mengantar pasien ke Medan pada Minggu (14/6/2026). Namun nahas, di perjalanan kendaraan ambulans terperosok masuk jurang.
Hingga Senin malam, proses evakuasi kendaraan belum dapat dilakukan. Ambulans masih berada di dasar jurang karena medan yang sulit dijangkau. Sementara, penyebab kecelakaan maut ini masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Petaka Olahraga Malam, Wanita di Bekasi Tewas Tertabrak Motor Saat Joging di Grand Wisata
-
Gagal Salip Kendaraan, Pengendara Motor Terjun Bebas dari Jembatan Layang Pesing Daan Mogot
-
Kemenhub Ungkap 39 Persen Keterlibatan Kecelakaan Lalu Lintas Berasal dari Usia Pelajar
-
Jumlah Korban Tewas Kecelakaan Kereta Cepat di Spanyol Bertambah, 64 Orang Hilang
-
Cerita Penumpang Detik-detik Kecelakaan Kereta Cepat Spanyol hingga Tewaskan 68 Orang
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki
-
Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan
-
Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC