- Lubang tambang emas ilegal di Desa Crak Mong, Aceh Jaya, mengalami longsor pada area perkebunan sawit perusahaan.
- Insiden longsor di tambang ilegal tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan empat orang lainnya mengalami luka-luka.
- Pihak perusahaan sebelumnya telah melarang aktivitas pertambangan serta berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menertibkan galian ilegal tersebut.
SuaraSumut.id - Lubang tambang emas ilegal di area perkebunan sawit salah satu perusahaan di Desa Crak Mong, Kecamatan Sampoiniet, Aceh Jaya, mengalami longsor. Peristiwa ini menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka.
Korban meninggal adalah Fitra Hafiz, Maulana dan Jenian Sanjaya. Ketiganya merupakan warga Desa Keude Krueng sabee, Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya.
Sedangkan korban luka-luka adalah EDI dan Tahun Najimi warga Kabupaten Aceh Selatan. Saiful dan Zamil warga Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya.
"Tiga orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka," kata Kasat Reskrim Polres Aceh Jaya, Iptu Julian Zairi, melansir Antara, Rabu, 17 Juni 2026.
Julian mengatakan, sebelum kejadian, masyarakat telah melakukan aktivitas pertambangan selama kurang lebih enam hari di lokasi tersebut.
Pihak perusahaan telah melarang dan memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas penambangan di areal tersebut.
Perusahaan juga disebut telah memberitahukan aktivitas itu ke Polsek Sampoiniet. Polisi meminta perusahaan memasang papan larangan aktivitas galian ilegal.
"Perusahaan melakukan mediasi dengan pemerintahan Desa Crak Mong. Hasilnya perusahaan memberikan waktu selama satu minggu untuk menertibkan alat-alat pertambangan di area tersebut," katanya.
Baca Juga: Ibu Muda Tewas Disambar Petir Saat Berteduh dari Hujan di Simalungun, Tiga Anak Selamat
Berita Terkait
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Ibu Tewas dan Anak 1 Tahun Luka Parah Dibom Rudal Amerika di Tappeh Allah Akbar Iran
-
Satu Keluarga Palestina Tewas Dibom Israel di Deir el-Balah Jalur Gaza
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat
-
Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Sekdis Labuhanbatu Ditangkap Kasus Dugaan Penipuan, Modus Proyek Fiktif
-
2 SPPG di Simeulue Aceh Berhenti Beroperasi
-
Hujan di Simalungun Bikin Motor Terseret Arus, Ratusan Rumah Kebanjiran
-
Duel Berdarah di Karo Renggut 2 Korban Jiwa, Polisi Selidiki
-
BNNP Sumut Bongkar Home Industri Pod Getar di Medan, Bisa Pesan Lewat COD