SuaraSumut.id - Tim gabungan menggagalkan penyelundupan 169 kilogram sabu di Kabupaten Aceh Besar. Dalam pengungkapan itu, sembilan pelaku ditangkap.
"Penindakan dilakukan di perairan Pantai Rinting, Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Aceh Kombes Pol Ruddi Setiawan, melansir Antara, Kamis (28/4/2022).
Ia mengatakan, para pelaku memiliki peran masing-masing. AR (40) selaku tekong kapal dan JF (42) anak buah kapal menjemput sabu-sabu di laut. ZLF (33), MRN (24), BT (19), dan ZF (30) sebagai penjemput di darat.
"MYK (39), SF (41), dan BD (48) sebagai pengendali darat. Mereka jaringan narkoba internasional Timur Tengah-Aceh," ujarnya.
Pengungkapan berawal dari laporan adanya penyelundupan sabu-sabu dalam jumlah besar yang dikendalikan sindikat Timur Tengah.
"Mereka melansir dengan kapal nelayan sindikat Aceh," katanya.
Petugas yang mendapat laporan melakukan penyelidikan selama sebulan. Tim lalu menangkap dua pelaku yang membawa 169 kilogram sabu dengan perahu motor.
"Keduanya mengaku baru saja menjemput sabu dari sebuah kapal besar. Narkoba itu rencananya hendak didaratkan di Pantai Riting," jelasnya.
Petugas kemudian melakukan pengembangan dan menangkap para pelaku lainnya di lokasi berbeda.
Baca Juga: Presiden Persija Buka Suara soal Kasus Marko Simic: Tak Ada Penunggakan, Tapi Penyesuaian Gaji
"Berdasarkan hasil analisa, sindikat ini dikendalikan warga negara asing berinisial Mr X dan RS (DPO). Petugas bekerja sama dengan mitra internasional pengembangan perkara ini," tukasnya.
Berita Terkait
-
Berkedok SOTR, Empat Pemuda Pesta Narkoba di Muara Angke
-
5 Potret Nia Ramadhani Usai Bebas Rehabilitasi Narkoba, Plek Ketiplek Lisa Blackpink!
-
Rentetan Kasus Narkoba Kakap yang Diungkap Polri dan Bea Cukai, Satu di Antaranya Pakai Modus Jemput di Tengah Laut
-
Cegah Peredaran Narkoba saat Mudik, BNN Kerahkan Anjing Pelacak di Terminal Kampung Rambutan
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Jadwal SIM Keliling Medan Terbaru, Cek 5 Lokasi dan Syarat Perpanjangan
-
PSMS Medan Siapkan 31 Pemain Hadapi Persija Besok
-
Nyamuk Ternyata Punya Warna Favorit, Ini 5 Warna yang Cenderung Dihindarinya
-
Pegawai Lapas Medan Nyambi Kurir Narkoba Ditangkap, 599 Pod Getar Disita
-
Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya