SuaraSumut.id - Direktorat Lalu Lintas Polda Aceh mencatat, sebanyak 30 orang meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di jalan raya sepanjang libur lebaran.
Hal tersebut dikatakan Direktur Lalu Lintas Polda Aceh Kombes Pol Dicky Sondani, melansir Antara, Selasa (10/5/2022).
"Sejak Operasi Ketupat Seulawah 2022, ada 30 orang meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di jalan raya," katanya.
Sedangkan kecelakaan lalu lintas sepanjang Operasi Ketupat Seulawah 2022, kata Dicky, sebanyak 69 kasus dengan korban luka berat tujuh orang.
"Korban luka ringan sebanyak 106 orang. Sedangkan kerugian materil mencapai Rp 108 juta," ujarnya.
Kecelakaan lalu lintas terbanyak terjadi di jalur timur Aceh dengan persentase mencapai 58 persen. Sedangkan di jalur barat 29 persen, dan jalur tengah hanya 13 persen.
Penyebab kecelakaan lalu lintas, kata Dicky, faktor manusia mendominasi terjadinya kecelakaan. Kurangnya disiplin pengendara serta tidak patuh pada peraturan lalu lintas.
"Selain itu karena kelelahan pengemudi. Padahal, kepolisian bersama instansi terkait lainnya menyediakan pos pelayanan untuk beristirahat. Namun, banyak pengemudi tidak memanfaatkan pos tersebut," tukasnya.
Baca Juga: Lelaki Harus Peka! Ketahui 3 Hal yang Sering Dipikirkan Perempuan
Berita Terkait
-
Angka Kecelakaan Selama Arus Mudik Lebaran 2022 Disebutkan Turun 31 Persen
-
Terjadi 21 Kasus Kecelakaan di Bekasi Selama Mudik Lebaran 2022, Tertinggi di Jabodetabek
-
Daftar Kecelakaan di Jabodetabek Selama Mudik Lebaran, Paling Banyak di Bekasi dan Jakarta Timur
-
Polda Metro Catat 163 Kecelakaan Selama Mudik Lebaran 2022, Lima Tewas Dan Ratusan Luka-luka
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Anak-Anak Aceh Tamiang Antusias dengan MBG: Ada Daging Ayam dan Lembu, Buahnya Anggur dan Apel
-
Imigrasi Sumut Distribusikan 5.000 Paket Kebaikan di Ramadan
-
Ngabuburit hingga Bukber Makin Hemat dengan Promo Ramadan BRI
-
Kebahagiaan Seorang Nenek di Aceh Tamiang: Rumah Kembali Dibangun, Tak Lagi Tinggal di Tenda
-
Pengamat Nilai Fatwa Muhammadiyah Soal Kripto Perjelas Batas Halal Investasi Digital