SuaraSumut.id - Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman menerima uang Rp.1.941.259.236,75 dari Kejari Belawan, Rabu (25/5/2022). Uang negara itu berhasil diselamatkan berkat kolaborasi Pemkot Medan dengan Kejari Belawan dan BPK RI Perwakilan Sumut, terkait pembetonan Jalan Pancing I, Kecamatan Medan Labuhan.
Aulia mengatakan, keberhasilan penyelamatan uang negara ini tidak terlepas dari kolaborasi yang dilakukan selama ini.
"Kolaborasi yang dibangun Wali Kota Medan Bobby Nasution selama ini sehingga tidak ada lagi ego sektoral telah memberikan bukti. Inilah pembuktian dari kebersamaan yang kita lakukan selama ini," kata Aulia.
Aulia mengatakan, Wali Kota Medan selalu memberikan teguran keras kepada seluruh OPD di lingkungan Pemkot Medan agar tidak ada yang bermain-main terkait pengelolaan anggaran. Hal ini untuk menunjukkan bahwa Pemkot Medan itu ada sehingga timbul sebuah kepercayaan dari masyarakat.
"Pak Wali Kota selalu memberikan instruksi untuk menggunakan anggaran sebaik mungkin. Tunjukkan kepada masyarakat bahwasannya kita memberikan perubahan yang signifikan, tapi tidak mengurangi daripada kualitas yang sudah ditentukan," katanya.
Penyelamatan uang negara, kata Aulia, merupakan kedua kalinya dilakukan Pemkot Medan.
Kejari Belawan Nusirwan Sahrul mengatakan, penyelamatan uang negara itu tidak telepas berkat informasi yang diberikan BPK Perwakilan Sumut.
Sebab, Kejaksaan dan BPK sudah menjalin kesepakatan mulai tingkat pusat hingga daerah terkait informasi-informasi temuan BPK yang berpotensi timbulkan kerugian keuangan negara.
"Kita dapat informasi dari BPK terkait potensi kerugian keuangan negara. Setelah menerima hasil temuan dari BPK Perwakilan Sumut, kami langsung melakukan penyelidikan mulai 22 Maret. Alhamdulillah ada itikad baik dari perusahaan dengan menyetor seluruh hasil temuan BPK kepada Kas Daerah Kota Medan," jelasnya.
Baca Juga: Terdengar Teriakan Saat Kecelakaan Beruntun yang Tewaskan Dua Orang di Pancoran
Tag
Berita Terkait
-
Kasus Korupsi Helikopter AW-101 TNI AU Rugikan Uang Negara Rp224 Miliar, KPK Akhirnya Tahan John Irfan
-
KPK Terima Pengembalian Uang Negara Rp22 Miliar dalam Kasus Korupsi IPDN di Kemendagri
-
Sepanjang 2021 Kejati Kalbar Selamatkan Uang Negara Rp 1,9 Miliar Dari 58 Kasus Tipikor, Saat Ini 9 Orang Masih Buron
-
Beli 76 Video dan Foto Syur Dea Only Fans, Marshel Widianto Besok Diperiksa Polisi, Netizen: Belinya Pake Uang Negara?
-
Oscar Lawalata Geram Soal Paris Fashion Week 'Gadungan', Kini Pertanyakan Uang Negara yang Dipakai ke Prancis
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Mahasiswa Ngebut Bawa Mobil Tabrak Motor di Medan, IRT Tewas
-
Maling Motor di Warkop Medan Ditembak Polisi, Pelaku Beraksi hingga ke Aceh
-
5.417 Desa Ada di Sumut, 521 Desa Masuk Kategori Sangat Tertinggal
-
5 Kebiasaan yang Bikin Kamu Cepat Tua, Sering Dianggap Sepele
-
Kenali Sebelum Salah Ucap! 5 Kata Kasar dalam Bahasa Batak dan Artinya