Scroll untuk membaca artikel
Suhardiman
Jum'at, 03 Juni 2022 | 18:55 WIB
Wali Kota Medan Bobby Nasution. [dok Pemkot Medan]

SuaraSumut.id - Pemkot Medan berupaya menjadikan bagaimana sejarah Kota Medan terbentuk dengan melakukan pengembangan Kota Lama Kesawan sebagai lokasi wisata.

Guna mendukung hal terwujudnya hal itu, Wali Kota Medan Bobby Nasution minta dukungan United Nations atau Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Permintaan ini disampaikan Bobby saat menerima kunjungan kerja Ms Valerie Jualiand selaku United Nations Resident Coordinator United City for Indonesia, Jumat (3/6/2022).

Bobby mengatakan, terbentuknya Kota Lama Kesawan tidak terlepas dari dukungan dari berbagai etnis, seperti Melayu selaku etnis asli, Tionghoa, Arab, India serta Batak dengan berbagai sukunya.

Baca Juga: Subsidi Minyak Goreng Curah Dicabut, Pelaku UMKM di Kabupaten Banyumas Berharap ada Solusi dari Pemerintah

Selain Kota Lama Kesawan, Pemkot Medan juga akan mengembangkan lokasi lainnya di Medan yang juga merupakan tempat sejarah.

"Untuk itu kami mohon dukungan (support) dari PBB untuk mewujudkannya," kata Bobby.

Menantu Presiden Jokowi ini mengatakan, pengembangan Kawasan Kota Lama Kesawan maupun tempat bersejarah lainnya harus diikuti dengan keindahan dan kebersihan.

Terkait masalah kebersihan ini, kata Bobby, Pemkot Medan menjadikannya sebagai satu dari lima program prioritas yang harus dituntaskan.

Apalagi, kata Bobby, Medan dalam penanganan masalah sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tidak memenuhi standar.

Baca Juga: Karangan Bunga Ucapan Berduka Cita Mulai Berdatangan di Rumah Dinas Ridwan Kamil

"Kita juga telah bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mengelola sampah sehingga bisa digunakan masyarakat dan bernilai ekonomi. Kami minta support dan bantuan dari PBB, baik itu support ilmu pengetahuan maupun sektor lainnya, sehingga pengelolaan sampah yang kami lakukan menjadi lebih baik, termasuk pengelolaan sampah menjadi energi," jelasnya.

Load More