SuaraSumut.id - Seorang jemaah calon haji (JCH) asal Indonesia dari kloter pertama meninggal saat tiba di Madinah. Hal itu disampaikan Sekretaris Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Ahmad Abdullah.
Ahmad mengatakan, jemaah haji itu bernama Suhati Rahmat Ali bin Hj Rahmat berusia 64 tahun. Mendiang merupakan jemaah haji dari kloter JKG, embarkasi Jakarta-Pondok Gede.
"Marilah kita doakan semoga almarhumah wafat dalam keadaan husnul khatimah dan diterima seluruh amal ibadahnya," kata Ahmad, dikutip dari Suara.com, Minggu (5/6/2022).
Kementerian Agama Ahmad Abdullah (Tangkap Layar YouTube Kemenag RI).
Jemaah haji tersebut berangkat ke Tanah Suci pada kloter pertama.
Ahmad menerangkan bahwa pemerintah akan mengumumkan wafatnya jemaah apabila petugas yang mendampingi sudah menerima surat kematian dari pemerintahan Arab Saudi. Pemerintah juga akan melaksanakan badal haji bagi seluruh jemaah haji yang meninggal dunia.
"Tidak lupa, sudah menjadi kewajiban pemerintah seluruh jemaah yang wafat akan di badal hajikan."
Adapun Ahmad menyampaikan bahwa sebanyak 2.735 jemaah dengan petugas 28 orang sudah berangkat ke Arab Saudi. Mereka merupakan jemaah haji yang berangkat pada kloter pertama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Ini Cara Membedakan Kebutuhan dan Keinginan agar Keuangan Tetap Aman
-
Pilu Pasutri Bersujud di Depan Baliho Bobby Nasution, Minta Bantuan Pengobatan Anak
-
Jangan Panik! Ini Cara Mengatur Pengeluaran Saat Rupiah Melemah
-
Benarkah Harga Minyakita Masih Rp15.700 per Liter di Sumut?
-
Jadwal SIM Keliling Medan 8-14 Juni 2026, Cek Lokasi dan Syarat Perpanjangannya