SuaraSumut.id - Komisi Pengawas Persaingan Usaha Kantor Wilayah (KPPU Kanwil) I memantau harga tiket pesawat yang dijual melalui aplikasi online. Diketahui, harga tiket pesawat mengalami peningkatan yang signifikan baik penerbangan domestik maupun internasional. Sejumlah kalangan bahkan menganggap kenaikan harga tidak masuk akal.
Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) inflasi pada bulan Mei sebesar 0,4 persen disumbang dari tarif angkutan udara. Selain itu juga dipengaruhi harga telur ayam ras, ikan segar, dan bawang merah.
Kelompok pengeluaran sektor transportasi memberi andil paling besar terhadap inflasi Mei 2022 sebesar 0,08 persen setelah makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,20 persen.
Kepala KPPU Kanwil I, Ridho Pamungkas mengatakan bahwa, pihaknya melakukan perbandingan harga dari masing-masing rute berdasarkan maskapai dan waktu penerbangan.
Dari hasil perbandingan, tercatat tingginya harga tiket pada rute-rute yang tidak banyak dilayani oleh maskapai penerbangan. Untuk rute penerbangan langsung dari Medan ke Banda Aceh misalnya, pada hari senin, tanggal 13 Juni 2022, Wings Air menjual di harga terendah Rp.1.262.600 dan Citilink di Harga Rp.1.334.638.
Namun, pada hari selasa, tanggal 14 Juni 2022, dimana airasia ikut melayani rute tersebut, harga Wings air ditawarkan Rp.646.400, Citilink di harga Rp.1.011.128 dan Airasia menjual di harga Rp.755.500.
"Hal tersebut terjadi dengan pola berulang, ketika airasia melayani, harga menjadi kompetitif, jika tidak harga menjadi mahal," katanya, Sabtu (11/6/2022).
Dalam konsep persaingan, lanjut Ridho, pelaku usaha dilarang memanfaatkan posisi monopolinya untuk mengeksploitasi harga yang harus dibayar konsumen. Dari pantauan tersebut, Ridho mengendus adanya perilaku pelaku usaha yang menjual tiket di atas harga kompetitifnya.
"Harga yang relatif tinggi juga terdapat pada rute Medan-Padang. Di tanggal 13 Juni, untuk penerbangan direct, Wings Air menjual di harga Rp.1.864.700, sementara lion dengan 1 kali transit menjual di harga Rp.1.332.700. Bisa jadi mahalnya harga wings karena konsumen juga tidak memiliki pilihan lain untuk penerbangan langsung. Berbeda dengan Medan ke Jakarta yang relatif lebih bervariatif pilihannya, pada tanggal yang sama, Lion Air menjual di harga Rp.1.031.400, Citilink di harga Rp.1.555.628 dan airasia menjual di harga Rp.1.102.000," bebernya.
Baca Juga: Mulai 13 Juni 2022, Harga Tiket Pesawat Rute Pulau Bawean Naik Rp 100 Ribu
Meski begitu, Ridho menyatakan, atas temuan dalam pemantauan tersebut harga yang ditetapkan maskapai masih dalam rentang yang ditentukan oleh pemerintah melalui Kepmenhub RI Nomor 106 Tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri serta Kepmenhub Nomor 68 Tahun 2022 tentang Biaya Tambahan (Fuel Surcharge) tarif penumpang pelayanan kelas ekonomi angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri.
"Namun masih belum mencerminkan harga yang kompetitif. Untuk mendalami hal tersebut, KPPU Kanwil I akan segera memanggil maskapai penerbangan untuk menjelaskan semakin mahalnya harga tiket pesawat dan bagaimana pola penentuan tarifnya," timpalnya.
Ridho menerangkan, menjelang Idul Fitri 2022 Biro Perekonomian Pemprov Sumut sudah mengadakan rapat koordinasi untuk mengantisipasi harga tiket pesawat dan meminta kepada para pihak manajemen maskapai penerbangan untuk mematuhi Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 106 Tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.
"Berdasarkan informasi yang diperoleh, ada beberapa hal yang menjadi penyebab mahalnya tiket penerbangan. Mulai dari menurunnya jumlah armada pesawat, peningkatan jumlah penumpang dan peningkatan harga avtur," pungkas Ridho Pamungkas.
Kontributor : Budi warsito
Berita Terkait
-
Heboh Layangan Putus versi Maskapai, Istri Gerebek Suami Pilot dengan Pramugari Berduaan di Kamar Hotel
-
Ekspor CPO Dibuka Jokowi, Harga Minyak Goreng di Kota Minyak Masih Tinggi, Berapa?
-
Tingkatkan Potensi Pariwisata, Pemerintah Dorong Maskapai Asing Perbanyak Penerbangan Ke Indonesia
-
KPPU Yogyakarta Temukan Bukti Dugaan Tying Agreement Terkait Penjualan Minyak Goreng Curah di Sleman
-
Berbau Persaingan Tidak Sehat, Ekonom Desak KPPU Minta BPOM Batalkan Wacana Pelabelan BPA
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Tak Jera, IRT di Medan Kembali Jual Ganja Padahal Baru Keluar Penjara
-
Pelaku Tawuran di Medan Jarah Beras-Motor di Warung, 1 Ditangkap
-
500 Lebih Atlet Bertanding di AHY Cup 2026, Lokot Nasution Dorong Tenis Meja Sumut Naik Kelas
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Bantu Pedagang Lepas dari Rentenir
-
Korban Tenggelam di Sungai Lobang Simalungun Ditemukan Meninggal