Scroll untuk membaca artikel
Suhardiman
Selasa, 14 Juni 2022 | 13:02 WIB
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. [dok Pemprov Sumut]

SuaraSumut.id - Gubernur Sumut Sumut Edy Rahmayadi mengajak umat Islam agar tidak khawatir berlebihan dengan isu islamphobia yang bergulir di Indonesia.

Penamaan Islamphobia hanya sebuah strategi dan sistem untuk menggagalkan dakwah Islam yang bertujuan mewujudkan kemaslahatan umat. Saat ini, kata Edy, yang perlu dirumuskan adalah perbaikan akidah dan ekonomi umat.

"Yang perlu kita bahas adalah perut umat yang saat ini sedang lapar karena ekonomi yang sulit," kata Edy melansir Medanheadlines.com--jaringan Suara.com, Senin (14/6/2022).

Menurut Edy, empat konsesus dasar, yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI merupakan hasil dari rumusan para ulama yang sampai saat ini dijalankan.

Baca Juga: Masih Kuat, Aksi Nenek Ini Panjat Tembok Bikin Netizen Kaget

Atas dasar itu, pengaruh islamphobia tidak akan berdampak terhadap pembangunan dalam perspektif kebijakan daerah.

"Kalau untuk merusak Islam itu sampai hari kiamat akan terus ada yang melakukan. Saat ini namanya islamphobia, lain waktu lain lagi itu dan ada lagi nama baru," kata Edy.

Edy pun mengajak pada seluruh pendakwah untuk mengajarkan pada umat mengenai kemurnian Islam dengan menjaga akidah dan menjadi muslim yang rahmatan lilalamin bagi seluruh manusia.

Ketua Dewan Dakwah Sumut Chairul Azhar kesempatan itu mengatakan bahwa Dewan Dakwah berdiri dengan tujuan mengawal, menegakkan dan menjaga akidah, serta syariat untuk umat dan keutuhan negara.

Baca Juga: Jangan Sampai Melanggar, Ini 8 Sasaran Operasi Patuh Jaya 2022

Load More