SuaraSumut.id - Mantan Bupati Buton Selatan (Busel) La Ode Arusani diturunkan dari pesawat yang ditumpanginya, Selasa (14/6/2022). La Ode diturunkan dari pesawat gara-gara bercanda dengan mengatakan dirinya membawa bom.
Rencananya La Ode akan melakukan penerbangan dari Bandara Betoambari Baubau menuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.
Mengutip Telisik.id--jaringan Suara.com, salah satu petugas Wings Air Tesar Mardan membenarkan adanya insiden tersebut.
"Kejadiannya sekitar pukul 09:00 Wita," katanya.
Berdasarkan ketentuan Undang-Undang penerbangan, kata Tesar, pihak maskapai terpaksa menurunkan penumpang yang dianggap menyalahi ketentuan. Untuk kemudian diserahkan kepada pihak berwajib.
"Kita sudah serahkan sama petugas keamanan bandara termasuk pihak kepolisian," ungkapnya.
Sementara salah satu penumpang membenarkan kejadian itu. Dirinya mengaku candaan itu terjadi ketika penumpang tengah berada dalam pesawat.
"Iya benar, tadi itu Arusani yang diturunkan dari pesawat. Katanya dalam kopernya itu ada bomnya, padahal bukan," tukasnya.
Baca Juga: Beredar Kabar Zulkifli Hasan Dipanggil Presiden Jokowi ke Istana, PAN Adakan Pertemuan Internal
Berita Terkait
-
Bercanda Ada Bom Dalam Koper, Mantan Bupati Buton Selatan Diturunkan Dari Pesawat
-
Penjinak Bom Brimob Polda Kepri Sita 57 Proyektil Peluru Aktif dari Galangan Kapal PT ASL Shipyard Batam
-
Pimpinan Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Hasan Baraja: Mantan Napiter Teman Abu Bakar Baasir dan Bom Candi Borobudur
-
Penggerebekan Peracik Bom Ikan di Pasuruan, Lima Bom Diamankan
-
Blak-blakan soal Teror Bom, Harry Maguire: Saya Juga Manusia Biasa, Punya Batas Kesabaran
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit