SuaraSumut.id - Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah menanggapi soal nasib karyawan Holywings di Jakarta yang ditutup pemerintah.
Tanggapan itu disampaikan Gus Miftah lewat unggahan video di akun Instagramnya @gusmiftah, pada Selasa (28/6/2022).
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Holywings tutup banyak yang bertanya dan berkata bagaimana dengan nasib karyawannya dengan rezekinya dan lain sebagainya," kata Gus Miftah, dilihat Rabu (29/6/2022).
Gus Miftah mengatakan agar para pekerja Holywings tidak perlu takut karena semua rezeki manusia sudah ditentukan Allah SWT.
"Orang yang meragukan rizkinya berarti meragukan sang pemberi rizki. Yakinlah Allah memberikan hidup pasti memberikan kehidupan, bahkan binatang melata pun rezekinya sudah ditanggung oleh Allah SWT," katanya.
Gus Miftah mengatakan, janji Allah SWT mengenai rezeki hambanya tercantum dalam Al-Qur'an.
"Semua rezeki (hamba) nya dijamin oleh Allah SWT," katanya.
Untuk itu, Gus Miftah meminta kepada siapapun jangan meragukan rezeki dari Allah SWT.
"Maka jangan sampai kita menjadi orang yang MTS (musyrik tanpa sadar) siapa mereka orang-orang yang meragukan rezeki dari SWT," ungkapnya.
Baca Juga: Jangan Sampai Menghambat Pekerjaan, Ini Penyebab Internet Lemot dan Cara Mengatasinya
"Kita doakan teman-teman Holywings mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dan rezeki yang halal amin," katanya.
Video yang diunggah Gus Miftah mendapat beragam komentar dari warganet.
"Holywings di Jakarta resmi ditutup setelah dituntut tentang penistaan agama, bagaimana nasib 2850 karyawannya yang muslim yang kehilangan pekerjaan? justru nasib mereka membaik, karena Allah menyelamatkan mereka dari pekerjaan dan gaji yang haram," kata warganet.
"Masya Allah, banya cara Allah membawa kita pada kebaikan, diberinya kita kesulitan dan kesusahan yang didalamnya itu ada kebaikan dan kenikmatan juga kebahagiaan yang tak terhingga untuk umatnya," kata warganet.
"Kerja di HW bukan berarti gak halal koq. Mau ditutup mau di buka biasa ajalah bisnis," kata warganet lainnya.
Tag
Berita Terkait
-
Nyore Spesial Hari Anak Nasional: Harapan dan cita-cita Generasi Penerus Bangsa
-
Deddy Corbuzier dan Raffi Ahmad Tak Jadi Berangkat Haji, Gus Miftah: Belum Siap
-
Bahas Nasib Karyawan Saat Holywings Ditutup, Gus Miftah Ingatkan Jangan Jadi Orang Musyrik
-
Gus Miftah Doakan Karyawan Holywings Dapat Pekerjaan Lebih Baik dan Rezeki Halal
-
Holywings Ditutup, Gus Miftah Tanggapi Nasib Karyawan: Semua Rezeki Ditanggung Allah
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove
-
Oknum Guru di Tanjungbalai Bantah Bawa Siswa SD ke Rumah untuk Dilecehkan Suami
-
Gasak Motor-Uang dari Rumah Warga, Maling di Deli Serdang Ditembak
-
Suami Guru di Tanjungbalai Jadi Tersangka Kasus Pencabulan, Terancam 9 Tahun Penjara
-
Heboh Siswa PIP Naik Ambulans, BNI Tegaskan Bukan Arahan Petugas