SuaraSumut.id - Aksi penjambretan masih marak terjadi dan lagi-lagi korbannya wanita. Seperti video viral yang memperlihatkan pelaku mencegat wanita di depan salah satu masjid saat memasuki waktu salat magrib.
Dalam video terlihat pelaku menaiki sepeda motor berputar arah setelah memasuki sebuah jalanan di depan masjid. Dalam video tampak seorang wanita berjalan sendirian di depan pelaku yang terlihat sudah mengincarnya.
Video itu diunggah oleh akunInstagram lensa_berita_jakarta. Disebutkan peristiwa terjadi di kawasan Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Aksi penjambretan tersebut terekam kamera pengawas atau CCTV di lokasi.
Saat kejadian korban yang mengenakan kemeja kuning disebut hendak menuju ke kontrakannya selepas pulang kantor.
"Seorang wanita pulang kerja menjadi korban Jambret di Jalan Sunter Agung Utara 3b Sunter Agung Jakarta Utara, sekira pukul 18.03 WIB," tulis akun tersebut dikutip SuaraSumut.id, Kamis (7/7/2022).
Dalam video terdengar teriakan histeris korban ketika hanphonenya dirampas pelaku yang langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor. Saat kejadian, terdengar juga suara lantunan ayat suci yang berasal dari masjid di dekat lokasi.
"Ah... ah....jambret, jambret," teriak wanita dalam video itu.
Diduga pelaku sudah mengincar korbannya ketika sedang berjalan sendirian di lokasi saat pulang kerja.
"Kejadian tepat di depan Masjid Baitul Hikmah ketika sedang salat magrib," tulis akun itu.
Baca Juga: Nathalie Holscher Gugat Cerai Komedian Sule, Ini Kata Pengadilan Agama Cikarang Soal Alasannya
Rekaman video yang beredar di media sosial itu ramai dikomentari oleh warganet. Para warganet rata-rata memberikan imbauan kepada semua orang agar tetap waspada saat berada di jalanan. Ada pula yang mengaku pernah menjadi korban jambret seperti yang dialami wanita dalam video itu.
Warganet lainnya juga meminta agar kepolisian segera menindak pelaku yang terekam CCTV saat merampas ponsel milik korban.
"Zaman sekarang mah harus waspada ..jangan nampakin apa2 dah kalau lagi di jln, motor," tulis warganet.
"Kurangin main HP sambil jalan, kalo emang mau bales chat atau apa alangkah baiknya sampai rumah dlu. Lagi rawan sekarang, banyak yg gk peduli siang malem jambretnya nekat. Untuk korban semoga jadi pelajaran, dan semoga dapat ganti yang lebih baik barang berharganya," tulis warganet lainnya.
"Itu yang di jambret hp ya atau tas ya semoga pelaku ya bisa ditangkap," tulis warganet.
"Nekat-nekat jambret sekarang," tulis netizen.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Seorang Wanita Dilecehkan di dalam Angkot, Tidak Ada yang Menolong
-
Viral! Wanita Ini Bongkar Celengan Zaman SD, Kaget Lihat Isinya
-
Viral Kondisi Jalan Baru Diaspal di Kudus, saat Diuji Coba Bak Remahan Kue Kering
-
Jangan Parkir Sembarangan Kalau Tak Mau Begini! Viral Video Petugas Dishub Angkut Sepeda Motor, Publik Salfok
-
Viral Anak SD Jago Bikin Telur Gulung, Publik Salut dengan Sosok Ibu yang Mendampingi
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Hakim Periksa KTP Jokowi, Pekerjaannya Berbeda dengan yang Diucapkan
-
Jokowi Datang ke PN Jaktim, Ditemani Kahiyang dan Kaesang
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
Terkini
-
Pemilik Kebun Sawit Eks Torganda Surati DPR-Komnas HAM: Kami Minta Hak-hak Masyarakat Dikembalikan
-
Jangan Dibuang! Biji Delima Ternyata Punya Banyak Manfaat Kesehatan
-
Free Fire Hadirkan Event Storm Arena Jelang FFWS Global Finals 2026 Bangkok
-
Pria 59 Tahun di Banda Aceh Ditangkap, Diduga Lecehkan Dua Anak di Bawah Umur
-
Banjir Aceh Selatan Meluas, 205 Warga Mengungsi dan 794 Jiwa Terdampak