SuaraSumut.id - Kebakaran terjadi di Kabupaten Aceh Tamiang. Sebanyak satu unit rumah dan ruangan pasien Puskesmas ludes terbakar.
Demikian dikatakan oleh Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tamiang Iman Suhery, melansir Antara, Rabu (13/7/2022).
"Kebkaran terjadi pada pukul 04.00 WIB saat pemilik rumah sedang tertidur. Bangunan yang terbakar satu unit rumah dan enam ruangan Puskesmas," katanya.
Dijelaskan Bayu rumah yang terbakar milik Arman Syahputra (28). Dugaan sementara sumber api berasal dari korsleting listrik. Api pertama kali terlihat oleh Sugiyanti (44) yang merupakan kakak kandung korban.
"Saksi mata kakaknya Yanti. Saat itu anaknya Sundari (12) terbangun karena badannya terasa panas. Ia lalu membangunkan ibunya Sugiyanti dan melihat kobaran api di atas loteng kamar depan. Mereka kemudian menyelamatkan diri," katanya.
Namun api begitu cepat menyambar Puskesmas yang hanya berjarak beberapa meter saja dari titik kebakar awal.
"Sedikitnya ada enam ruangan Puskesmas Bendahara ikut terbakar terdiri dari Ruang Anak, Ruang Kartu, Ruang Apotek, Ruang Pelayanan, Gudang Obat dan Ruang Poli Gigi," urai Iman Suhery.
Saat kebakaran tengah berlangsung tetangga korban, Robin berinisiatif menghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar) BPBD Aceh Tamiang yang tinggal di desa setempat. Pada pukul 04.05 WIB BPBD mengirim satu unit mobil Damkar ke lokasi kejadian.
"Tidak lama kemudian kami kirim lagi armada Damkar dua unit dan dibantu dari PT Pertamina EP Rantau Field dua unit mobil tangki dan mobil Damkar. Api berhasil dijinakkan pada pukul 05.00 WIB," paparnya.
Baca Juga: Fakta Menarik Pertemuan Gus Yahya dan Liga Muslim Dunia: dari Hal Serius hingga Humor
Tidak ada korban jiwa maupun lika akibat insiden kebakaran tersebut. Namun kerugian materil ditaksir mencapai ratusan juta.
Berita Terkait
-
Labfor Polda Jawa Tengah Olah TKP Kebakaran di Toserba Aneka Jaya Kendal
-
KM Papua Indah Kebakaran di Perairan Probolinggo, 25 ABK Selamat
-
Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah dan Warung di Tamansari Bogor Kebakaran
-
Penyebab Kebakaran di Kampung Adat Kuta Ciamis Akhirnya Terkuak, Kerugian Capai Rp 500 Juta
-
Sepanjang 2022 Terjadi 60 Kebakaran di Bandar Lampung, Didominasi di Pemukiman Penduduk
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Imigrasi Sumut Gandeng Pemkab Langkat, Layanan Keimigrasian Segera Lebih Dekat ke Warga
-
Truk Diduga Rem Blong Tabrak Tiga Kendaraan di Dairi, 2 Bocah Tewas Terlindas
-
15 Nama Lolos Wawancara Calon Anggota Komisi Informasi Sumut, Ini Daftarnya
-
Polisi Tahan Satu Tersangka Lagi Kasus Penganiayaan Maut di Siantar, Mobil Ormas Ikut Diamankan
-
Stok Beras Aceh Tembus 123 Ribu Ton, Bulog Pastikan Aman hingga Awal 2027