SuaraSumut.id - Kongres Advokat Indonesia (KAI) memecat pengacara Razman Arif Nasution. Pemecatan Razman pun mendapat sindiran dari Farhat Abbas.
Dirinya tak segan menganggap Razman sosok anak durhaka. Farhat pun menjelaskan penilaian anak durhaka yang disematkan kepada Razman.
"Kalo orang memeluk nisan orangtuanya kemudian setelah itu dipecat dari pekerjaannya, itu pertanda anak durhaka," tulisnya melansir Hops.id--jaringan Suara.com, Senin (18/7/2022).
Farhat juga memberikan penilaian pada Razman Nasution sebagai seorang pengacara.
"Banyak menzalimi orang, kasar, sombong, jahat, suka buat malu orang alias stenggi," ungkap dia.
Farhat menuding Razman telah memberikan sejumlah uang untuk bisa diterima di organisasi advokat yang baru.
Dengan menggunakan kata kura-kura, diduga itu semua diarahkan untuk Razman Nasution.
"Kura-kura loncat ke sangkar baru, nyumbang seratus juta, dia pikir dia aman, malah seperti penjahat minta suaka," ketusnya.
Farhat Abbas menjadi salah satu seteru Razman yang terus memberikan sindiran atas pemecatan tersebut.
Baca Juga: Bekal Makanan Maki-zushi ke Sekolah
Diketahui, Siti Jamailah Lubis selaku pimpinan KAI yang umumkan pemecatan Razman Nasution sebagai anggota sekaligus pengurus.
Di KAI pimpinan Siti Jamailah Lubis, Razman Nasution dipercaya saat itu sebagai vice president.
Tag
Berita Terkait
-
Terpopuler: Pengendara Terjebak 4 Jam di Jalan Raya Sukabumi - Bogor, Pengacara Razman Arif Nasution Terancam Masuk Bui
-
Setelah Dipecat, Kini Organisasi KAI Bakal Laporkan Razman Arif Nasution
-
Hotman Paris Somasi Dokter Richard Lee, Razman Arif Nasution Terancam Masuk Penjara
-
Dianggap Mencoreng Profesi Advokat, Organisasi Pengacara Bakal Pidanakan Razman Arif Nasution
-
Sebut Razman Nasution Minta Bantu Gabung KAI, Barbie Kumalasari Singgung Harga Diri
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
BNN Sumut Bongkar Sebuah Rumah di Helvetia, Total 8 Kg Sabu Disita
-
Eks Direktur Pelindo Korupsi Pengadaan Kapal Divonis 5 Tahun Penjara
-
Sequis Life Dorong Masyarakat Mengevaluasi Kebutuhan Perlindungan
-
Viral Siswa Seberangi Sungai di Atas Tali, Pemerintah Aceh Desak BNPB Bangun Jembatan
-
2 Anak Medan Ditangkap Kasus Narkoba Lintas Pulau, Modus Kirim Paket Ekspedisi