SuaraSumut.id - Seorang oknum guru pesantren di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut), ditangkap polisi.
Oknum guru berinisial MIA (25) ditangkap karena diduga mencabuli santrinya berinisial D (12).
"MIA melakukan aksinya dengan modus mengajak korban tidur di kamarnya," kata Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira, Kamis (28/7/2022).
Peristiwa terjadi pada Minggu 24 Juli 2022 di Kecamatan Sei Dadap, Kabupaten Asahan. Sebelum melakukan aksinya, MIA disebut selalu memberi uang jajan dan makanan dan membangun kedekatan dengan korban.
"Dengan kedekatan itu. MIA leluasa untuk mengajak korban datang ke kamarnya hingga aksinya dilakukan berulang kali," ujarnya.
Perbuatan MIA terungkap setelah korban memberitahu orang tuanya. Peristiwa itu dilaporkan kepada pihak kepolisian. Petugas yang mendapat laporan melakukan penyelidikan dan menangkap MIA.
"Saat ini MIA diperiksa di Polres Asahan," kata Putu.
Kontributor : Budi warsito
Baca Juga: Yayasan Lentera Anak Minta Ada Payung Hukum Lindungi Anak Dari Rokok
Berita Terkait
-
Sepanjang Bulan Januari hingga Juli 2022, Polresta Palangka Raya Tangani Sembilan Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur
-
Polisi Terima Laporan 55 Laporan Kasus Pencabulan, 21 Pelaku Ditangkap
-
Ketua Komisi VIII DPR Minta Pelaku Pencabulan Santriwati Ponpes Depok Dihukum Kebiri
-
Hotline Pengaduan Pencabulan dan Kekerasan Seksual Polres Ngawi
-
Pembunuh Karyawati Pabrik di Ungaran seorang Residivis, Dipenjara karena Kasus Pencabulan
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit
-
Ribuan Talenta Muda Berpeluang Bangun Karier Lewat Program Magang Nasional BRI
-
Dari Diskon MCU hingga Genomics, Intip Keuntungan Healthcare Privilege BRI dan Prodia
-
Sedekah Energi Tenaga Surya untuk Sumatera Utara, Kolaborasi Al Washliyah-Green Justice Indonesia