Scroll untuk membaca artikel
Suhardiman
Sabtu, 06 Agustus 2022 | 13:58 WIB
Potret Ikke Nurjanah Nyanyi di panggung hajatan (Instagram/@ikkenurjanah0518)

Risiko Kehamilan setelah Usia 45 Tahun

Melansir Suara.com, peluang hamil setelah usia 45 tahun memang menurun, tetapi bukan berarti tidak bisa. Dokter biasanya menyarankan program kesuburan atau program hamil seperti IVF untuk membantu kehamilan.

Dilansir dari Medicine Net, hamil setelah usia 45 tahun juga berisiko tinggi bagi ibu hamil dan janin.

Hamil di usia yang sudah tak lagi muda akan lebih berisiko mengalami trofoblas gestasional. Trofoblas gestasional adalah penyakit langka, di mana sel-sel abnormal tumbuh di rahim setelah Anda hamil.

Baca Juga: Semen Padang FC Usul Liga 2 Gunakan Format 2 Wilayah, Ini Alasannya

Penyakit langka ini juga disertai dengan risiko abortus spontan dan kelainan pada anak yang belum lahir.

Kehamilan setelah usia 35 tahun juga meningkatkan risiko beberapa kondisi berikut:

- Preeklamsia yang merupakan komplikasi akibat tekanan darah tinggi dan kegagalan organ
- Diabetes gestasional
- Persalinan caesar
- Kelahiran ganda
- Berat badan bayi lahir rendah
- Persalinan prematur
- Hipertensi

Load More