SuaraSumut.id - Ketua Presidium MER-C, Sarbini Abdul Murad meminta Indonesia mewaspadai agenda besar Israel. Sebab, negara Yahudi itu melihat Indonesia sebagai negara dengan potensi ekonomi yang besar.
"Indonesia harus mewaspadai agenda besar Israel. Hal ini karena Israel melihat Indonesia sebagai negara dengan potensi ekonomi yang besar sehingga membuat delegasi Israel secara masif datang ke Indonesia melalui berbagai macam aktifitas, baik perekonomian, olah raga, dan sebagainya,” ujar Sarbini dalam siaran persnya, Jumat (12/8/2022).
MER-C perlu memberikan warning kepada rakyat dan pemerintah Indonesia agar hal ini dapat diwaspadai.
“MER-C memandang perlu memberikan warning kepada pemerintah dan juga rakyat Indonesia untuk sama-sama mewaspadai agenda besar Israel, yaitu terbukanya hubungan diplomatik Indonesia dan Israel,” kata dia.
Dokter yang telah berpengalaman di berbagai wilayah perang dan konflik baik di dalam maupun di luar negeri ini lebih lanjut menyampaikan bahwa adanya kunjungan delegasi Israel menandakan pemerintah belum serius untuk melarang delegasi Israel datang ke Indonesia.
“Ada pembiaran dari pihak Indonesia,” ujarnya.
Ia juga berkeyakinan ada agenda gelap Israel dengan sebagian elit pejabat Indonesia, sehingga hal ini dapat terlaksana.
Untuk itu, Sarbini meminta kepada pemerintah Indonesia untuk serius dan secara tegas melarang semua aktifitas maupun hubungan apapun dengan Israel.
“Kami meminta kepada pemerintah Indonesia untuk serius dan secara tegas melarang semua aktifitas maupun hubungan apapun dengan Israel, sehingga kita tidak terbawa dalam jebakan-jebakan yang berujung dengan pembukaan hubungan diplomatik,” tambahnya.
Sarbini juga mengatakan bahwa delegasi Israel menggunakan paspor non-Israel untuk bisa masuk ke Indonesia. Oleh karenanya, ia meminta kepada Pemerintah untuk mendeteksi hal ini.
“Pemerintah harus bisa mendeteksi dari negara mana delegasi Israel bisa masuk ke Indonesia sehingga ke depan kita harus lebih cermat dan berhati-hati ketika ada orang asing yang akan masuk ke Indonesia menggunakan paspor dari negara tersebut,” tegasnya.
Media Israel The Jerusalem Post, Kamis (11/8), merilis berita mengenai kunjungan sejumlah delegasi Israel ke Indonesia.
Kunjungan yang dilakukan pada 17 – 22 Juli 2022 lalu dalam rangka program yang diadakan Israel–Asia Center untuk menggali potensi investasi dan kerjasama bisnis start up.
Program tersebut diadakan secara virtual dan langsung, serta diikuti oleh sekitar 100 delegasi Israel dan Indonesia yang terdiri dari investor, profesional teknologi, hingga pejabat bidang perdagangan.
Dalam berita itu juga disebutkan delegasi langsung Israel mengadakan pertemuan dengan para pemimpin bisnis Indonesia, rektor universitas, pengusaha dan investor, selain kunjungan ke pusat start-up lokal, situs bersejarah di Jakarta, dan kunjungan ke salah satu kampung kumuh. (Antara)
Berita Terkait
-
Tangis Pecah Saat Skuat Timnas U-16 Beretemu Orangtua Jelang Final Piala AFF U-16
-
Pelatih Thailand dan Myanmar Unggulkan Timnas Indonesia di Final Piala AFF U-16 2022
-
Geser Xiaomi, Samsung Merek Ponsel Paling Banyak Digunakan di Indonesia
-
Mitsubishi Percaya Diri Xpander dan Xpander Cross Mampu Bersaing di GIIAS 2022
-
Intens Komunikasi dengan NasDem dan PKS, Partai Demokrat Belum Berencana Gabung KIB dan Gerindra-PKB
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Transformasi BRIvolution Reignite Dorong Kinerja, Segmen Commercial BRI Melonjak di 2025
-
Dukung Ajang Legenda Dunia, BRI Hadirkan Experience Eksklusif bagi Nasabah
-
Adegan ke-27 Jadi Titik Panas! Rekonstruksi Pembunuhan di Sergai Nyaris Ricuh
-
Mengejutkan! 44 Persen Daycare Belum Memiliki Izin
-
Dexlite Mahal Bikin Panik? 3 Mobil Diesel Lawas Ini Jadi Jalan Keluar