SuaraSumut.id - Penjahit bendera merah putih di Banda Aceh, banjir orderan menjelang HUT RI ke-77. Penjahit di Pasar Aceh, Muktaruddin, mengaku telah menjahit 200-300 bendera merah putih berdasarkan permintaan dari penjual bendera musiman.
"Biasanya penjual membeli per kodi, tetapi kalau penjual yang laku harian membeli 5-10 lembar. Sedangkan masyarakat membeli eceran dari sini," katanya melansir Antara, Senin (15/8/2022).
Hal senada dikatakan penjahit lainnya bernama Cut Husna. Ia mengaku telah menerima orderan seratusan bendera merah putih. Orderan tersebut berasal dari masyarakat dan beberapa di antaranya dari dinas pemerintahan.
"Masyarakat kebanyakan order bendera berukuran 1-2 meter, sedangkan dinas order bendera sepanjang 50-100 meter disesuaikan dengan ukuran pagar," katanya.
Bendera merah putih yang dijahit di Pasar Aceh tersebut tidak semuanya sama. Umumnya penjahit menggunakan kain katun dan kain silk.
Bendera berbahan kain katun dihargai penjahit Rp 20 ribu untuk ukuran 90 cm dan Rp 30 ribu untuk ukuran 120 cm.
Sedangkan bendera berbahan kain silk dijual Rp 30 ribu per meter. Harga tersebut naik Rp 5 ribu dibandingkan tahun lalu.
"Tahun lalu harga jual bendera Rp 15-25 ribu, sekarang naik karena kenaikan harga bahan baku, seperti kain dan benang," katanya.
Baca Juga: Sepiring Berdua Sudah Tak Zaman, Video Viral Pasangan Sejaket Berdua Bikin Syok Publik
Berita Terkait
-
Bupati Luwu Utara Pimpin Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih Dari Bawah Laut
-
Semarakkan HUT ke-77 RI, Pemerintah Jakarta Ikut Bagikan 10 Juta Bendera Merah Putih
-
Kirab Pecahkan Rekor Muri, 2.500 Meter Bendera Merah Putih Dibawa 7.500 Orang
-
Detik-detik Pengibaran Bendera Merah Putih Raksasa di Ketinggian 1228 Mdpl, Puncak Gunung Batu
-
Bendera Merah Putih Sepanjang 2.500 Meter di Jambi Pecahkan Rekor MURI
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
TNI AL Gerebek Pesta Sabu di Tengah Laut, 6 Awak Kapal Ikan Ditangkap
-
Gara-gara Baju Ketat! 46 Warga Aceh Barat Terjaring Razia, Langgar Aturan Busana Syariat
-
Dua Pelaku Zina Dicambuk 100 Kali di Depan Publik, Aceh Barat Kirim Pesan Tegas Penegakan Syariat
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan