SuaraSumut.id - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR/BPN), Raja Juli Antoni menyerahkan sertifikat tanah kepada mantan kombatan GAM, Tapol/Napol hingga korban konflik Aceh.
Penyerahan sertifikat tersebut dalam rangka peringatan 17 tahun damai Aceh, pada Senin (15/8/2022).
"Hari ini kami kembali menyerahkan sertifikat atas lahan seluas 2.800 hektare," kata Raja Juli Antoni, melansir Antara.
Raja mengatakan, lahan yang diserahkan dari tiga kabupaten, yakni Aceh Barat sebanyak tiga sertifikat dengan luas lahan 1.652,2 hektare.
Kabupaten Aceh Besar satu sertifikat dengan lahan seluas 630,6 hektare, dan Kabupaten Nagan Raya dua sertifikat dengan luas lahan 558 hektare.
"Salah satu butir dalam kesepahaman damai Aceh atau MoU Helsinki tersebut memang tercantum hak untuk mendapatkan lahan bagi mantan kombatan GAM Tapol/Napol dan korban konflik Aceh," katanya.
Pihaknya terus berdiskusi dengan berbagai pihak dan simpul organisasi masyarakat terkait implementasi hak atas lahan ini secara baik dan bermartabat.
Berita Terkait
-
Tidak Perlu Panik jika Sertifikat Vaksin Tak Kunjung Masuk Meski Sudah Vaksin, Cukup Lakukan Ini
-
Kisah Pilu Perempuan-perempuan Iran yang Perlu Bukti Perawan untuk Menikah, Sampai Minta Sertifikat Keperawanan!
-
Album MANIFESTO: DAY 1 ENHYPEN Raih Sertifikat Gold RIAJ
-
Penyedia Cloud Pertama di Indonesia, Dewaweb Raih Sertifikat ISO 27001 untuk Layanan CSOC
-
Sudah Vaksin tapi Masih Bingung Cara Download Sertifikat Vaksin? Yuk Simak Caranya
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Hyundai Creta Alpha Resmi Meluncur, Segini Harganya
-
Viral Pria Bersenjata Tajam di Labuhanbatu Selatan Sandera Wanita Renta, Pelaku Ditangkap
-
Daftar Desa dan Dusun di Aceh yang Hilang Akibat Bencana
-
59.365 Meter Jaringan Irigasi di Kabupaten Aceh Timur Rusak Akibat Bencana
-
Kurikulum Darurat KBM Diterapkan di Aceh Timur Pascabencana