Scroll untuk membaca artikel
Suhardiman
Sabtu, 20 Agustus 2022 | 13:15 WIB
Wali Kota Medan Bobby Nasution. [dok Pemkot Medan]

Dosen Sosiologi FISIP UMA Rholand Muary SSos MSi mengatakan, apa yang dilakukan Bobby sudah tepat. Sebab, meski kasus Covid-19 sudah menurun namun masih tetap harus diwaspadai.

"Ada langkah-langkah yang dilakukan Wali Kota, salah satunya mempercepat vaksinasi ketiga (booster). Ini sesuai dengan instruksi Wali Kota, pasti digencarkan terutama di wilayah-wilayah lingkungan yang mereka sendiri punya peta dan punya data wilayah mana saja yang memang vaksinasi booster rendah. Jadi wilayah yang rendah itu yang vaksinasinya dimaksimalkan," kata Rholand.

Dengan hadirnya layanan vaksinasi di event-event Pemkot Medan, terang Rholand, juga jadi langkah yang sangat tepat mengingat banyaknya kegiatan-kegiatan maupun acara yang bekerjasama dengan Pemko Medan melibatkan masyarakat banyak.

"Menurut saya, tinggal membangun strategi bagaimana caranya agar kelompok-kelompok yang memang enggan diajak vaksin, misalnya mungkin kelompok pekerja yang tidak punya waktu untuk vaksin keluar, maka vaksin itu diadakan di malam hari misalnya," katanya.

Baca Juga: Rektor Unila Terjaring OTT KPK, Kemendikbud Ristek : Sedih Mencederai Misi Perguruan Tinggi

Load More