SuaraSumut.id - Satpol PP Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) merobohkan bangunan diduga milik organisasi masyarakat (ormas) dan partai.
Bangunan yang dirobohkan berada di Kecamatan Medan Maimun, Rabu (14/9/2022). Bangunan itu diduga tidak memiliki izin.
Petugas menjebol dinding bangunan menggunakan palu. Sedangkan isi yang ada di dalam bangunan dikeluarkan.
Melansir Digtara.com--jaringan Suara.com, proses pembongkaran dua bangunan yang berada di satu jalan ini menimbulkan kemacetan.
Hal tersebut dikarenakan jalanan yang sempit dan kendaraan yang melintas cukup banyak.
Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Medan Maimun, Ali mengatakan, pihaknya sudah mendapat pemberitahuan sebelum bangunan itu dirobohkan Satpol PP.
"Bangunan ini dari tahun 1999, ini pos paling lama di daerah sini, dulu ini cuma tepas aja," katanya.
Pihaknya tidak menolak bangunan itu dirobohkan karena merupakan kebijakan dari Pemkot Medan.
"Kami tidak menolak karena ini kebijakan Pemkot Medan, mereka juga tidak tebang pilih juga," katanya.
Baca Juga: Harganya Sekitar Rp12 Juta, Jam Tangan Luna Maya Dibilang Mirip Mainan Anak
Kasatpol PP Medan, Rakhmad Adi Syahputra Harahap mengatakan, bangunan yang dirobohkan merupakan tindak lanjut dari rapat Forkopimda.
"Ini merupakan tindak lanjut dari rapat Forkopimda Medan untuk membongkar bangunan di atas parit, jalan dan drainase," katanya.
Ia mengatakan, pihaknya tidak pandang bulu dalam menertibkan bangunan liar, baik itu punya partai maupun pemerintah sendiri.
"Kita menganggap itu bangunan liar, kita tidak menganggap itu bangunan partai atau apapun tapi yang ada di atas badan jalan dan drainase yang kita lakukan (robohkan)," katanya.
Berita Terkait
-
Sempat Dirobohkan Pendemo, Kawat Berduri Dan Barier Beton Di Jalan Merdeka Barat Kembali Berdiri
-
Gerbang DPRD DIY Sempat Dirobohkan Massa Aksi, Sekwan: Masih Wajarlah
-
Rumah Reyot Ini Dirobohkan untuk Dibedah, Warganet Soroti Rumah Mewah Tetangganya Bak Langit Bumi
-
Ikon Kawasan Puncak Botol Kecap Dirobohkan, Begini Perjalanan Sejarahnya: Punya Kembaran di Amerika Serikat
-
Viral Siswa SD Jengkel Banyak Diberi PR, Telepon Perusahaan Penggusuran Minta Sekolah Dirobohkan
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
BNN Sumut Bongkar Sebuah Rumah di Helvetia, Total 8 Kg Sabu Disita
-
Eks Direktur Pelindo Korupsi Pengadaan Kapal Divonis 5 Tahun Penjara
-
Sequis Life Dorong Masyarakat Mengevaluasi Kebutuhan Perlindungan
-
Viral Siswa Seberangi Sungai di Atas Tali, Pemerintah Aceh Desak BNPB Bangun Jembatan
-
2 Anak Medan Ditangkap Kasus Narkoba Lintas Pulau, Modus Kirim Paket Ekspedisi