SuaraSumut.id - Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah I Provinsi Aceh, Kementerian Perhubungan, melakukan aksi mulia dalam memperingati Hari Perhubungan Nasional yang akan jatuh pada Sabtu (17/9/2022), yakni berbagi ke anak yatim piatu.
BPTD Wilayah I Provisi Aceh mengadakan Bantuan Sosial (Bansos) ke rumah singgah anak Bumi Moro, Kecamatan Garot Aceh Besar, pada Kamis (15/9/2022) pukul 14.30 WIB.
Kegiatan Baksos berupa penyerahan paket sembako, susu, buku, alat tulis, dan uang tunai yang diserahkan langsung oleh kepala BPTD Wilayah I Provinsi Aceh, Ir. Mulyahadi, MSTr, beserta jajaran.
Bantuan ini juga diterima langsung oleh pengurus rumah singgah anak Bumi Moro.
"Kami sangat berterimakasih kepada BPTD I Aceh dan bersyukur kepada Allah SWT atas datangnya paket sumbangan berupa sembako ini," kata Kamaruzzaman selaku pengurus rumah singgah.
"Memang kebutuhan yang mendesak untuk operasional rumah singgah ini adalah beras dan lauk pauk," lanjutnya.
"Dengan datangnya paket sembako yang lebih dari cukup ini, Alhamdulillah sangat pas dan tepat dengan kebutuhan kami," tuturnya menambahkan.
Kegiatan baksos ini adalah salah satu rangkaian kegiatan Hari Perhubungan Nasional yang jatuh pada Tanggal 17 September setiap tahunnya.
Sebelumnya, peringatan Hari Perhubungan Nasional ini diisi dengan berbagai lomba dan pertandingan olahraga yang diikuti oleh seluruh satpel yang berada dibawah naungan BPTD wilayah I Provinsi Aceh.
"Dalam rangka Hari Perhubungan Nasional ini, kami ingin membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan berupa sembako dan beberapa kebutuhan operasional lainnya," kata Mulyahadi.
"Harapan kita semoga aja anak anak di sini bisa berguna bagi orang tua dan berguna bagi bangsa," imbuhnya.
Penyerahan Bansos dilaksanakan dengan santai dan penuh keakraban bahkan candaan kerap terlontar dari putra dan putri rumah singgah anak bumi moro.
Harapannya kedepan kegiatan baksos seperti ini bisa lebih ditingkatkan lagi agar masyarakat mendapat manfaat yang lebih baik.
Tag
Berita Terkait
-
Jejak 2 Ahli Kimia Asal China di Balik Lab Sabu 1,2 Ton di Aceh, Datang Khusus Jadi 'Koki' Kristal
-
Asap Picu ISPA, Ruang Rawat RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh Penuh
-
Dua Tahun Prabowo-Gibran: Perempuan di Aceh dan Papua Makin Rentan Akibat TNI
-
Dugaan Korupsi Program Stunting Rp1,68 Miliar di Aceh Barat: 126 Saksi Diperiksa, Negara Rugi Segini
-
Huntap Belum Rampung, Aceh Minta PLN Lanjutkan Pasokan Listrik untuk Korban Banjir
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit