Suhardiman
Jum'at, 16 September 2022 | 12:38 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual. [Suara.com/Iqbal Asaputro]

"Kita masih duga pelecehan seksual, berjangka waktunya, berkali-kali karena duburnya membesar di tempat yang berbeda-beda," jelasnya.

Dirinya mengaku saat ini korban berada di penampungan anak khusus HIV di Sumut.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa mengatakan, proses penyelidikan terkait kasus ini masih terus berjalan.

"Laporan korban sudah kami terima. Proses penyelidikan sedang berjalan, termasuk pemeriksaan para saksi. Terhadap korban sudah dilakukan visum," kata Fathir.

Baca Juga: BLACKPINK Comeback! Album Born Pink dan Lagu Jagoan Shut Down Resmi Rilis

Fathir memohon dukungan dari masyarakat untuk dapat memberikan informasi apabila mengetahui kaitannya dengan kejadian tersebut.

"Mudah mudahan kasus ini dapat segera kami tuntaskan,"ucapnya.

Fathir juga berharap adanya peran dari orang tua, wali dan sekolah dalam melakukan pengawasan terhadap perilaku anak.

"Peran dari orang tua, wali dan sekolah sangat besar kali kaitannya dengan pengawasan terhadap perilaku anak. Kita ketahui bahwa anak masih sangat memelurkan bimbingan dan pengawasan dari pihak terkait. Sehingga kita dapat bersama sama dan bekerja sama menekan segala bentuk tindakan kekerasan terhadap anak," katanya.

Sementara itu, Kanit UPPA Satreskrim Polrestabes Medan AKP Madianta Ginting juga mengaku pihaknya masih terus melakukan penyelidikan kasus ini.

Baca Juga: Buya Yahya Bahas Perkara Hutang Puasa, Sunnah Dulu atau Qadha Dulu? ini Penjelasannya

"Masih dalam penyelidikan," katanya.

Load More