SuaraSumut.id - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko meminta aparat keamanan jangan main-main dengan arahan yang sudah diberikan Presiden Jokowi.
"Kita itu ingin bahwa semua terkelola dalam good governance. Tidak ada yang main-main, jangan sampai Presiden sudah seperti ini, tapi di bawah masih main-main, kita tidak ingin itu," kata Moeldoko melansir Antara, Kamis (20/10/2022).
Menurut Moeldoko, pihaknya juga akan turut mengawasi agar arahan dari Jokowi diterapkan dengan baik oleh jajaran Polri dan aparat lainnya.
"Jika di Kejaksaan ada hal-hal seperti itu, saya juga telepon Jaksa Agung. Ini di lapangan seperti ini," ujarnya.
Selama ini, kata Moeldoko, KSP sudah aktif untuk menerima laporan masyarakat terkait kinerja Polri. Dia mengatakan masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi Lapor untuk memberikan laporan terkait keluhan pelayanan oleh Polri.
"Silakan lapor. Saya juga dapat banyak laporan dari bupati, perilaku aparat keamanan begini-begini. Apa yang saya lakukan, saya langsung telepon Kapolri," ujar dia.
Moeldoko menegaskan pengarahan dari Presiden harus dipedomani oleh seluruh aparat negara, bukan hanya kepolisian atau aparat penegak hukum lainnya.
"(Harus) semua kementerian juga. Itu amanat, jadi semua harus dijalankan karena bentuk-bentuk (pelanggaran) itu bisa terjadi dimana saja. Itu sebagai direction juga yang harus dijalankan," tutur Moeldoko.
Sebelumnya, Presiden Jokowi memberikan arahan kepada perwira kepolisian untuk bekerja keras mengembalikan kepercayaan masyarakat yang telah turun drastis.
Baca Juga: 3 Anggota Geng Motor yang Merusak Warung Nasi Uduk di Kedaton Ditangkap Polisi
Jokowi juga mengingatkan saat ini situasi di semua negara sedang sulit, karena menghadapi gelombang dan badai ekonomi global.
Jokowi mengingatkan kepada seluruh jajaran Polri untuk memiliki kepekaan terhadap situasi krisis (sense of crisis) yang sama.
Jokowi juga mengingatkan agar jajaran Polri bisa lebih memperhatikan gaya hidupnya, agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial dan menjadi sorotan masyarakat.
Berita Terkait
-
Peduli Kanker Payudara, Iriana Jokowi Minta Ibu-ibu Segera Periksa ke Puskesmas Jika Ada Tanda Mencurigakan
-
Presiden Jokowi Bangun Optimisme di Tengah Ancaman Gelapnya Ekonomi Dunia
-
Genap Tiga Tahun Masa Pemerintahan Jokowi, Wapres Ma'ruf Amin: Semoga Indonesia Tak Jadi 'Pasien' IMF
-
'Biar Ada yang Takut' Mahfud MD Ungkap Jokowi Sempat Selamatkan Novel Baswedan Usai Didepak KPK
-
CEK FAKTA: Benarkah Jokowi Reshuffle Kabinet dan Copot Tiga Menteri dari Nasdem?
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
5 Sepatu Lari Lokal yang Bisa Dipakai di CFD Medan
-
101 Ribu Batang Rokok Ilegal Disita di Aceh, Masyarakat Diimbau Tidak Membeli
-
Imigrasi Sabang Deportasi 4 WNA karena Langgar Izin Tinggal
-
Daycare Baby Preneur di Banda Aceh Ditutup Permanen Usia Kasus Penganiayaan Balita
-
Pemkot: Hanya Ada Enam Daycare Legal di Banda Aceh