SuaraSumut.id - Polisi akan melibatkan psikiater untuk mengecek kondisi kejiwaan Harapan Munthe (44), pelaku yang memutilasi dan membakar istrinya Nurmaya Situmorang (43) di Kabupaten Humbahas, Sumatera Utara (Sumut).
Kapolres Humbahas AKBP Achmad Muhaimin mengatakan, pemeriksaan ini untuk mengetahui apakah pelaku mengidap gangguan jiwa atau tidak.
"Untuk masalah dia kenapa-kenapa atau kemungkinan yang lainnya nanti akan kami tindaklanjuti dengan koordinasi dari pihak kejaksaan dan psikiater biar dilakukan observasi-observasi lanjutan," katanya kepada SuaraSumut.id, Senin (14/11/2022).
Disinggung soal motif pelaku nekat memutilasi istrinya dipengaruhi oleh karena faktor gangguan jiwa atau tidak, Achmad menjelaskan pihaknya masih mendalaminya.
Dugaan ini muncul karena pelaku disebut pernah menjalani perawatan di rumah sakit jiwa di Medan pada 2004 silam.
"Untuk saat ini kita msh mendalami (motif), dan pelaku dalam menjawab pertanyaan dari penyidik juga belum ada kendala-kendala yang berarti (saat memeriksa tersangka)," jelasnya.
Sebelumnya, peristiwa pembunuhan sadis menggemparkan warga di Desa Pasaribu, Kecamatan Dolok Sanggul, Sabtu (12/11/2022) pagi.
Warga menemukan potongan tubuh berupa sepasang kaki manusia. Penemuan kaki manusia korban mutilasi ini sontak mengejutkan warga dan kemudian melaporkan kepada pihak berwajib.
"Iya ada penemuan potongan tubuh manusia, korban pembunuhan mutilasi," kata Kapolres Humbahas AKBP Achmad Muhaimin.
Baca Juga: Dubes Indonesia untuk Prancis Sebut Produk UMKM dan Investasi Jateng Jadi Favorit
Ia menjelaskan kronologi penemuan ini bermula pada Sabtu pagi sekitar pukul 07.15 WIB. Warga setempat melihat seorang pria sedang membawa karung ke belakang rumah kemudian membakarnya.
"Warga yang curiga lalu mengecek ke belakang rumah setelah itu saksi melihat 2 potong kaki manusia, kemudian saksi langsung melaporkan ke Polres Humbahas," ungkapnya.
Polisi yang mendapat informasi mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Dari hasil cek TKP terungkap kalau korban yang tewas akibat dimutilasi seorang wanita bernama Nurmaya Situmorang (43).
"Setelah cek TKP ditemukan korban dalam keadaan meninggal dunia dimana kepala dan tangan terpisah dengan tubuh korban. Jenazah korban dibawa ke rumah sakit," jelasnya.
Kontributor : M. Aribowo
Tag
Berita Terkait
-
Biadab! Suami Mutilasi Istri, Potongan Tubuh Dimasukkan ke Panci Diduga Bakal Direbus
-
Taufan Damanik Sebut Jenderal Andika Pertimbangkan Anggota TNI Pelaku Mutilasi Mimika Jalani Peradilan Koneksitas
-
Mayat yang Ditemukan di Bawah Tol Becakayu Bekasi Bukan Korban Mutilasi, Korban Wanita Kelahiran 1986
-
Pelaku yang Buron dalam Kasus Mutilasi di Timika Ditangkap Pihak Keamanan Gabungan
-
Puluhan Mahasiswa Papua Demo di Denpasar Tuntut Keadilan untuk Korban Mutilasi di Timika
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
Terkini
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja