SuaraSumut.id - Video yang menunjukkan sejumlah orang mengikuti prosesi upacara penguburan seorang wanita renta menjadi viral di media sosial.
Video ini ramai diperbincangkan dan menjadi viral karena proses penguburan jenazah berlangsung di dalam rumah, dan disebut adanya larangan dikebumikan di lokasi pemakaman umum karena penolakan oknum warga.
Dilihat SuaraSumut.id dari akun TikTok @acmountpardede pada Rabu (14/12/2022), terlihat liang kubur berada di bagian dalam rumah. Sejumlah pelayat mengelilingi liang kubur yang di dalamnya sudah terdapat peti mati jenazah wanita.
Lagu rohani terdengar dalam upacara pemakaman yang berlangsung di dalam rumah tersebut. Terlihat pula tiga orang pekerja gali kubur, bekerja menggunakan cangkul menarik tanah, memasukkannya ke liang lahat untuk proses penguburan jenazah.
Dalam narasinya pengunggah video menyebutkan kalau jenazah wanita itu dimakamkan karena adanya larangan oleh oknum warga.
"Viral.. Jenazah ibu ini dilarang dimakamkan di samping makam suaminya oleh oknum yang katanya sebagai salah satu pemilik kampung," tulis pemilik akun Tiktok.
"Alhasil keluarga sepakat ibu ini dimakamkan di rumahnya. Tulang belulang suaminya pun digali dan dimakamkan kembali bersama sama dirumah mereka semasa hidupnya," sambungnya.
Video ini seketika menjadi ramai dan telah lebih sejuta kali ditonton serta dikomentari 2 ribuan warganet.
Polisi yang mendapat informasi video adanya wanita yang dimakamkan dalam rumah karena diduga adanya pelarangan ini kemudian turun ke lokasi untuk mengecek fakta sebenarnya.
Kasi Humas Polres Toba Iptu Bungaran Samosir kepada SuaraSumut.id, menjelaskan adapun identitas almarhumah diketahui bernama Frida Tambun (83).
"Kejadian penguburan jasad almarhumah Frida Tambun didalam rumahnya terjadi di Dusun I Lumban Ginjang, Desa Sionggang Tengah, Kecamatan Lumbanjulu, Kabupaten Toba, Sumatera Utara," ujarnya.
Berdasarkan keterangan dari keluarga Frida Tambun, pada saat sebelum penguburan pihak keluarga telah sepakat dan telah meminta izin kepada pengetua kampung agar jasad Frida Tambun dikuburkan di ruang dapur rumah milik almarhumah.
"Ini sesuai dengan permintaan almarhumah pada masa hidupnya," ucapnya.
Oleh sebab itu, pemakaman di dalam rumah ini bukan karena adanya dari salah seorang warga.
"Tetapi atas permintaan Ibu mereka sebelum meninggal dunia. Penguburan Frida Tambun merupakan keputusan keluarga dimana mereka berencana membongkar dan merenopasi rumah orangtua mereka dan akan membangun pesanggrahan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Dipimpin Pastor, Pemakaman Remy Sylado Penuh Haru dan Khidmat
-
Hakim Berang pada Putri Candrawathi yang Menyerang Polri berikan Upacara Penghormatan Pemakaman Brigadir Yosua
-
Klaim Dibanting dan Dilecehkan, Istri Sambo Minta Hakim Tanya Polri kenapa Brigadir J Dapat Penghormatan saat Pemakaman
-
Hadir di Pemakaman, Marsha Aruan Tegar Lepas Kepergiannya: Selamat Jalan Ayah, Semoga Damai di Sana
-
Berusaha Tegar di Pemakaman Ayah, Marsha Aruan: Mungkin Ini Jalan Terbaik Bagi Ayah
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Angkasa Pura Aviasi Pastikan Kesiapan Operasional Penerbangan Haji 2026
-
Liburan Luar Negeri Bikin Untung dengan Promo Eksklusif dari BRI World Access
-
Begal yang Lukai Pedagang Mi Pecal Siang Hari di Medan Ditembak
-
Eks Wakapolda Metro Jaya Meninggal Kecelakaan di Medan
-
JK Ungkit Jasa Jadikan Jokowi Presiden, Gibran Pilih Hormat, Bukan Balas