SuaraSumut.id - Imigrasi Sibolga deportasi tujuh Warga Negara Asing (WNA) asal Prancis dari Pelabuhan Pelindo Sibolga menuju negara asalnya.
Tujuh WNA asal Prancis itu awalnya diamankan Imigrasi Sibolga dari Pulau Nias Gunung Sitoli, Sumatera Utara pada Jumat 27 Januari 2023 lalu.
"Kita tidak anti terhadap warga negara asing, namun kita harapkan agar setiap warga negara asing yang datang dan berada di Indonesia, kehadirannya dapat memberikan manfaat positif dan selalu taat terhadap peraturan yang berlaku di Indonesia," kata Kepala Imigrasi Kelas II Sibolga, Saroha Manullang, dikutip dari Antara, Senin (13/2/2023).
Sebelumnya, Imigrasi Sibolga juga mengungkapkan kasus seorang WNA asal Malaysia ABB (42) yang menyalah gunakan izin tinggal selama 10 tahun di Kabupaten Mandailing Natal, pada 15 November 2022 lalu.
"Apabila ada yang melanggar peraturan perundang undangan yang berlaku, tentu dengan tegas, terukur namun humanis akan kita ambil tindakan sebagai langkah penegakan hukum, keimigrasian bersama instansi lainnya demi menjaga tegaknya kedaulatan Negara Republik Indonesia," katanya.
Dari hasil pemeriksaan penyidik, mereka diketahui melanggar pasal 78 ayat 2 dan pasal 71 huruf b UU Nomor 6 tahun 2011 tentang keimigrasian, pada hari Sabtu 11 februari 2023 tujuh WNA asal Perancis telah di deportasian melalui TPI Pelabuhan laut Sibolga Bersama Anggota Timpora.
"WNA asal Prancis diamankan karena izin tinggalnya sudah berakhir masa berlakunya selama 26 (dua puluh enam) hari," ungkapnya.
Mereka tidak bersedia membayar denda karena tidak sanggup membayar biaya. Denda keterlambatan izin tinggalnya, diberikan sanksi tegas berupa pendeportasian keluar dari wilayah Negara Republik Indonesia dan nama mereka akan kita masukkan dalam daftar penangkalan.
"Mereka datang ke Indonesia melalui Pelabuhan Benoa di Bali menggunakan kapal _Yacht EXULTET II_ yang di Nahkodai Warga Negara asing mantan angkatan laut di negaranya, dari hasil pemeriksaan secara bersama oleh anggota TIMPORA diketahui bahwa mereka hanya berwisata di wilayah perairan Indonesia," ungkapnya.
Baca Juga: Jokowi Bangun Lagi Pelabuhan Legendaris Sibolga untuk Lalu Lintas Logistik
Berita Terkait
-
Jelang Nataru, Penumpang di Pelabuhan Gunungsitoli Naik Drastis
-
Penumpang Kapal di Pelabuhan Sibolga Harus Tunjukkan Kartu Vaksin Covid-19
-
Tinjau Pelabuhan Sibolga, Jokowi Ajak Ngobrol Para Penumpang Kapal
-
Jokowi Bangun Lagi Pelabuhan Legendaris Sibolga untuk Lalu Lintas Logistik
-
Tiba di Bandara Ferdinand Lumban Tobing, Jokowi Disambut Akbar Tanjung
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
BRI Tingkatkan Kepercayaan Nasabah Lewat Sertifikasi ISO/IEC 25000
-
140 Situs Budaya Iran Rusak Akibat Serangan AS-Israel, Kerugian Mencapai 837 Miliar
-
Jangan Anggap Sepele! Ini Cara Mencegah Kucing Terkena Kutu
-
20 Tahun Beroperasi, Ki Bedil Penjual Senpi Ilegal Ditangkap Polisi
-
DPR Puji Progres Kementerian Imipas Benahi Masalah Lapas