SuaraSumut.id - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi mengungkapkan sejumlah faktor yang menyebabkan kenaikan harga barang atau inflasi di daerah yang dipimpinnya.
Menurut Edy, pemicu inflasi disebabkan sejumlah faktor yakni, maraknya aksi premanisme (pungli) yang terjadi di Sumut, infrastruktur jalan rusak serta aksi spekulan.
"Itu sopir truk dimintain uangnya, spekulan, infrastuktur rusak, setiap jalan di stop lagi. Harus sama sama kita urai aksi pungli ini, karena kalau tidak diurai ya begini jadinya, harga sembako mahal," ujarnya, Kamis (9/3/2023).
Ddalam waktu dekat, ia akan mengelar rapat khusus bersama Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin dan Kapolda Sumut, Irjen Pol. RZ Panca Putra.
"Kami akan bahas bersama dengan bapak Kapolda dan Pangdam, yang pastinya saya juga menemukan. Apa lagi, (pungli) sudah masuk-masuk ke Pelabuhan, bongkar pasang dari pelabuhan, perjalanan," katanya.
Edy Rahmyadi mengatakan pungli menjadi sorotan khusus bagi dirinya, menurutnya aksi pungli harus ditangani agar tidak merugikan masyarakat.
"Orang itu (preman) mengutip sana-sini, kita sibuk mengendalikan inflasi, karena harga naik. Harus kita selesaikan itu," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Adab Bobby Nasution Saat Salaman dengan Ganjar Pranowo dan Edy Rahmayadi Jadi Sorotan
-
Potret Bobby Nasution Cium Tangan Ganjar Pranowo di Rakornas Penanggulangan Bencana
-
Mantan Ketua Umum PSSI Minta Zainudin Amali Tidak Mundur dari Jabatan Menpora
-
Hajab! Pejabat yang Sudah Meninggal Ikut 'Dilantik' Edy Rahmayadi
-
Heboh Edy Rahmayadi 'Lantik' Pejabat yang Sudah Meninggal, Kepala BKD Sumut: Ada Kesalahan Data
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Seorang WN Malaysia Dideportasikan Imigrasi Belawan Gegara Langgar Izin Tinggal
-
6 Rahasia Make Up Fresh Saat Lebaran: Glowing Seharian, Natural dan Tahan Lama
-
Nekat Minum di Warung, 5 Pemuda Tak Puasa Diamankan di Aceh Barat, Terancam Sanksi Qanun Syariat
-
Disnaker Sumut Buka Posko Pengaduan THR 2026, Perusahaan Wajib Bayar Maksimal H-7 Lebaran
-
Pekan Ramadan 2026 Digelar di PRSU, Catat Tanggalnya