SuaraSumut.id - Suasana keceriaan mewarnai Anniversary ke-1 Tengah People & Place Medan, Jalan Irian Barat, Kelurahan Gang Buntu, Kecamatan Medan Timur, Rabu (15/3/2023).
Rangkaian balon berwarna silver tampak beterbangan di langit Tengah People & Place Medan, tempat nongkrong yang saat ini menjadi hits di Medan.
Anniversary 1 Tengah People & Place mengusung tema "Medio De La Fiesta" dengan mengangkat kuliner dan musisi-musisi lokal Medan. Rangkaian kemeriahan acara ini berlangsung hingga Minggu (19/3/2023).
"Melalui kegiatan ini diharapkan dapat lebih mengenalkan Tengah People & Place sebagai suatu tempat (Communal Space) yang cocok untuk segala umur dan masyarakat umum," kata Petrus Loo, perwakilan Adhya Group.
Anniversary dihiasi dengan potong kue serta berbagi kepada anak - anak panti asuhan maupun hiburan musik dari musisi lokal, Art Exhibition, Fashion & Food Bazaar, Stand Up Comedy, Talk Show, Dance Competition, Noraebang, dan Mobile Legend Competition.
Puncak kemeriahan berlangsung pada Minggu dengan menghadirkan musisi-musisi lokal, seperti DJ Beiby Syekha, Ramos, The Fame, Reza Kahar, DJ Aca, Lostvinyl, Soerjakanta, dan lainnya.
Ricky Wijaya CEO dari Adhya Group mengatakan, kegiatan ini dibuat khusus untuk masyarakat Medan yang suka nongkrong sekalian berkuliner khas Medan.
"Tengah People & Place merupakan tempat nongkrong yang asyik untuk segala usia, baik muda, dewasa hingga tua. Tengah People & Place berada di tengah pusat Kota Medan, menawarkan beragam kuliner makanan dan minuman yang menjadi pilihan bagi masyarakat Kota Medan," ujar Ricky.
Hadirnya Tengah People & Place akan menjawab kebutuhan tempat nongkrong bagi seluruh kalangan dan komunitas-komunitas di Kota Medan.
Baca Juga: Tiga Pelajar Asal Ciasem Subang Dipanggil Timnas Sepakbola Putri Usia 17
"Kita menawarkan konsep tempat outdoor, yang sangat cocok bagi semua kalangan masyarakat Kota Medan," jelasnya.
Sementara Robby Yulianto Vice President Adhya Group menjelaskan asal mulai pemakaian nama Tengah digunakan.
"Kalau orang medan ini kalau ketemu itu sebutnya jumpa di tengah, berangkat dari cerita itu kita juga korek dari warga Medan banyak yang menyebutkan kalau jumpa rekannya di tengah-tengah antara rumahnya," ujarnya.
"Kebetulan tempat kita di sini juga di tengah kota, gampang di akses, makanya kita ambil nama tengah," sambungnya.
Yudhi menjelaskan pihaknya juga mengajak pelaku usaha untuk bersama-sama mengembangkan People & Place Medan.
"Di sini kita menampung dan mengajak pelaku usaha dan pelaku kreatif untuk bisa melakukan kegiatan bersama-sama," katanya.
Berita Terkait
-
Pos Indonesia Resmikan Point Arena di Mampang, Tempat Nongkrong Gamers di Jakarta
-
4 Tempat Nongkrong di Malang yang Bikin Kamu Betah
-
5 Rekomendasi Tempat Nongkrong Paling Instagramable di Tasikmalaya, Cocok untuk Anak Muda Hits
-
4 Rekomendasi Tempat Nongkrong Instagramable dan Kekinian di Puncak Bogor
-
4 Tempat Nongkrong Instagramable di Bandung yang Wajib Dikunjungi
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Malaysia Healthcare Expo Hadir di Medan, Bisa Konsultasi Tanpa Biaya
-
Likuiditas Kuat, BRI Jaga Keseimbangan Dividen dan Ekspansi
-
Satu Lagi Kawanan Perampok Serang-Bacok Sopir Truk di Medan Ditangkap
-
Ratusan Ojol Kepung Kantor Debt Collector di Medan Gegara Motor Rekan Ditarik Paksa
-
Sinergi Imigrasi Belawan-Ombudsman, Wujud Kepastian Layanan dan Hukum