SuaraSumut.id - Polisi melakukan rekonstruksi kasus penganiayaan Ken Admiral oleh Aditya Hasibuan, anak AKBP Achiruddin Hasibuan. Sebanyak 27 adegan diperagakan dalam rekonstruksi, Senin (8/5/2023).
Adegan pertama dimulai dari direct message (DM) Instagram antara korban Ken Admiral dengan tersangka Aditya Hasibuan pada 11 Desember 2022. Korban menanyakan hubungan teman dekat wanita berinisiatif SH alias Fira dengan tersangka.
Adegan lalu berlanjut pada 21 Desember 2022 malam, tersangka menganiaya Ken Admiral dan merusak kaca spion mobilnya di Jalan Ringroad Medan.
Korban yang tidak terima lalu mendatangi rumahnya di Jalan Karya Dalam/Guru Sinumba, pada 22 Desember 2022 sekitar pukul 02.30 WIB.
Peran tersangka AKBP Achiruddin Hasibuan dalam kasus ini mulai terlihat pada adegan ke-15. Mulai dari memerintahkan mengeluarkan senjata laras panjang hingga melarang saksi Rio untuk melerai.
Pada adegan itu terlihat tersangka Aditya menganiaya korban dengan cara meludahi, menjambak lalu menghantukkan kepalanya ke tanah. Saksi Rio (teman Ken) yang hendak melerai, dilarang oleh Achiruddin Hasibuan dengan mengadangnya menggunakan tangan.
Usai menganiaya korban, reka adegan juga menunjukkan proses upaya perdamaian di rumah korban yang mana AKBP Achiruddin memberikan uang Rp 1 juta kepada saksi Rio untuk perobatan Ken Admiral.
Di akhir rekonstruksi juga menunjukkan peran Achiruddin mempertemukan anaknya dan saksi-saksi lainnya agar membeli senjata mainan di Jalan AR Hakim Medan.
Kemudian, Achiruddin menyusun rencana membuat laporan ke Polrestabes Medan dan juga pemberian uang Rp 1 juta kepada saksi Nico agar tidak memberitahukan soal senjata laras panjang.
Baca Juga: Sepak Bola SEA Games 2023: Menang 2-1, Vietnam Singkirkan Malaysia
"Hari ini kita melaksanakan sebanyak 27 adegan. Yang mana dari 27 adegan ini ada beebrapa adegan kita kerucutkan untuk lebih detail lagi," kata Dirreskrimum Polda Sumut Kombes Pol Sumaryono kepada wartawan.
Dari semua kegiatan rekonstruksi, kata Sumaryono, pihaknya menggali fakta dan kebenaran, persesuaian keterangan daripada saksi-saksi dan barang bukti yang telah dikumpulkan.
"Walaupun ada ketidaksesuaian antara saksi dan korban terhadap tersangka yang kita persangkakan, tetapi itu tidak merubah daripada alur dan fakta persesuaian pasal-pasal yang kita persangkakan saat ini," ujar Sumaryono.
Rekonstruksi ini digelar secara transparan dengan melibatkan jaksa penuntut umum (JPU) dan juga LPSK.
"Hari ini kita sampaikan bahwa ketidaksesuaian itu adalah hal yang kecil dan akan kita tindaklanjuti dengan berita acara konfrontasi," ungkapnya.
Sumaryono mengatakan dari 13 orang saksi dan tersangka yang dihadirkan dalam rekonstruksi, pihaknya telah mengambil benang merah dari rangkaian peristiwa penganiayaan itu.
Tag
Berita Terkait
-
AKBP Achiruddin Hasibuan Peluk Putranya saat Rekonstruksi, Bentak Wartawan Karena Dipotret
-
Dijepret Saat Rekontruksi Peluk Tersangka Aditya Hasibuan, AKBP Achiruddin: Kalau Kau Jadi Aku Kayak Mana?
-
Ngamuk Saat Rekontruksi Kasus Penganiayaan Sang Anak, AKBP Achiruddin Hardik Saksi: Jangan Ngarang dan Rekayasa!
-
CEK FAKTA: Pengakuan AKBP Achiruddin Mengejutkan, 9 Kurir Ditangkap dan 2 Ton Ganja Dimusnahkan?
-
'Nyanyian' Megawati Sentil Polisi Arogan: Singgung Kasus Sambo dan AKBP Achiruddin
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Bebas Produk Tiruan! Beli Masker Wajah Skintific Original di Blibli
-
Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Bekali Siswa SD dengan Edukasi Karakter
-
Kronologi Suami Guru di Tanjungbalai Cabuli Anak Yatim Piatu, Korban Dibujuk Main HP
-
Direktur Politeknik Negeri Medan Tinjau Langsung Pelaksanaan Ujian Masuk
-
Guru di Tanjungbalai Diamuk Warga, Diduga Bawa Siswa SD ke Suami untuk Dicabuli