Dari semua kegiatan rekonstruksi, kata Sumaryono, pihaknya menggali fakta dan kebenaran, persesuaian keterangan daripada saksi-saksi dan barang bukti yang telah dikumpulkan.
"Walaupun ada ketidaksesuaian antara saksi dan korban terhadap tersangka yang kita persangkakan, tetapi itu tidak merubah daripada alur dan fakta persesuaian pasal-pasal yang kita persangkakan saat ini," ujar Sumaryono.
Rekonstruksi ini digelar secara transparan dengan melibatkan jaksa penuntut umum (JPU) dan juga LPSK.
"Hari ini kita sampaikan bahwa ketidaksesuaian itu adalah hal yang kecil dan akan kita tindaklanjuti dengan berita acara konfrontasi," ungkapnya.
Baca Juga: Sepak Bola SEA Games 2023: Menang 2-1, Vietnam Singkirkan Malaysia
Sumaryono mengatakan dari 13 orang saksi dan tersangka yang dihadirkan dalam rekonstruksi, pihaknya telah mengambil benang merah dari rangkaian peristiwa penganiayaan itu.
"Dari video (viral) yang ada, kita bisa menggali kebenaran fakta yang ada dan semua kesaksian baik korban maupun saksi dan juga tersangka itu sebagian besar membenarkan persesuaian video yang ada dengan fakta yang kita rekonkan hari ini," katanya.
Sumaryono mengaku dari rekonstruksi pihaknya belum menemukan ada indikasi adanya tersangka baru dalam kasus ini.
"Sementara dari rekon yang tergali dari fakta-fakta yang ada maka kita cukup menetapkan dua tersangka utama, baik saudara AH maupun AKBP AH. Harapan kita dalam waktu satu minggu (berkas) bisa kita selesaikan (dikirim ke jaksa)," pungkasnya.
Kontributor : M. Aribowo
Baca Juga: Ria Ricis Disebut Mermaid Soleha, Baju Renangnya Jadi Omongan: Jangan Ditiru Ya!
Berita Terkait
-
Aliansi Indonesia Youth Congress Desak Imigrasi Batam Deportasi WNA Pelaku Penganiayaan
-
ART Dianiaya Majikannya di Jakarta, Luka Lebam Korban Dicurigai Keluarga usai Mudik ke Kampung
-
Israel Sebarkan Hoax? Mesir Tegas soal Rekonstruksi Gaza, Tolak Relokasi Warga Palestina ke Sinai
-
Aset Assad Jadi Sumber Dana Rekonstruksi Suriah? Parlemen Eropa Desak EU Lakukan Ini
-
PM Palestina Mendesak Dunia Arab: Rencana Rekonstruksi Gaza Jadi Prioritas Bersama!
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Pemprov Sumut Target Peremajaan Sawit Rakyat 11.000 Hektare, Ini Alasannya
-
Banjir Rendam Ratusan Rumah di Aceh Selatan, 644 Warga Terdampak
-
Perwira Polisi di Labusel Sumut Dituding Pesta Narkoba saat Lebaran 2025, Ini Faktanya
-
KAI Tambah Kursi Penumpang Rute Medan-Rantau Prapat untuk Arus Balik Lebaran 2025
-
Viral Sepeda Motor Masuk Tol Medan-Kualanamu, Pengendara Mengaku Ikuti Maps