Suhardiman
Sabtu, 09 September 2023 | 15:58 WIB
AKBP Reinhard Nainggolan [Dok. Polres Dairi]

SuaraSumut.id - AKBP Reinhard Habonaran Nainggolan dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Dairi. Hal ini buntut dugaan pemukulan yang dilakukan Reinhard kepada anggotanya hingga masuk rumah sakit.

Reinhard dinonaktifkan untuk memudahkan pemeriksaan di Propam Polda Sumut. Lantas apa hasil pemeriksaan terhadap Reinhard Nainggolan?

Sampai saat ini hasil pemeriksaan terhadap Reinhard belum juga disampaikan oleh Polda Sumut. Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi hanya mengatakan Reinhard Nainggolan telah diberhentikan dari jabatannya.

"Yang bersangkutan sudah dilakukan pemberhentian jabatan," kata Hadi beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Kapolda Sumut Irjen Agung Setya Imam Effendi mengatakan Reinhard dicopot dari jabatannya karena masih menjalani pemeriksaan di Bidang Propam Polda Sumut.

"Terkait dengan kejadian di Polres Dairi, hari ini masih dilakukan pemeriksaan terhadap AKBP RHN," kata Agung Setya, Jumat (1/9/2023).

Agung mengatakan pihaknya telah menugaskan AKBP Roni Nicolas Sidabutar untuk mengisi jabatan Kapolres Dairi.

"Untuk menjamin pelaksanaan tugas, pemeliharaan kamtibmas dan melayani masyarakat, mulai hari saya menugaskan Ronny Nicolas Sidabutar untuk sementara memimpin jalannya kegiatan operasional dan pembinaan di Polres Dairi," ungkapnya.

Diketahui, AKBP Reinhard Nainggolan menjadi sorotan publik karena melakukan tindakan disiplin terhadap kedua anggotanya hingga masuk rumah sakit.

Baca Juga: Detik-detik Pelajar di Karimun Naik Perahu Saat Angin Kencang tanpa Life Jacket

Kedua anggota Polres Dairi yang menjalani perawatan di rumah sakit adalah Bripka DS dan Bripka HS. Keduanya bertugas di Sat Intelkam Polres Dairi.

Informasi yang dihimpun, tindakan disiplin itu bermula ketika mereka dibariskan saat apel pagi. Di sana DS dan HS yang mempertanyakan apa salah mereka malah mendapatkan tindakan pemukulan.

Usai kasus ini mencuat, Reinhard Nainggolan kemudian meminta maaf atas tindakan disiplin kepada dua anggotanya.

"Saya meminta maaf atas kejadian tersebut dan berjanji tidak akan mengulangi kembali," katanya.

Load More