- Keluarga melaporkan dugaan pembunuhan Winda Lorenza Gowasa ke Polda Sumut pada Agustus 2026 karena menemukan banyak luka lebam tidak wajar.
- Korban sebelumnya dilaporkan tewas akibat bunuh diri menggunakan senjata api milik mantan suaminya yang merupakan anggota Polri aktif.
- Pihak keluarga berharap kepolisian menyelidiki seluruh bukti secara transparan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.
SuaraSumut.id - Polemik kematian Winda Lorenza Gowasa, mantan istri polisi yang tewas dengan luka tembak memasuki babak baru. Pihak keluarga resmi membuat laporan dugaan tindak pidana pembunuhan ke Polda Sumatera Utara.
Laporan tersebut dibuat setelah keluarga menemukan sejumlah kejanggalan pada kondisi jenazah Winda yang sebelumnya disebut meninggal dunia akibat bunuh diri menggunakan senjata api.
Ayah korban, Sanalui Gowasa, tercatat sebagai pelapor dalam laporan yang diterima Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumut. Laporan itu teregistrasi dengan nomor LP/B/1286/VIII/2026/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA terkait dugaan tindak pidana pembunuhan.
Saat mendatangi Mapolda Sumut, keluarga Winda didampingi tim kuasa hukum dari Bidang Hukum Laskar Prabowo 08 DPD Sumut.
Langkah hukum ini diambil keluarga untuk meminta kepolisian membuka kembali secara terang rangkaian peristiwa yang menyebabkan Winda meninggal dunia.
Diketahui, korban diberitakan meninggal dunia setelah mengalami luka tembak yang diduga berasal dari senjata api jenis revolver milik mantan suaminya, Brigadir IH, anggota Polri aktif yang bertugas di Polsek Sunggal.
Meski pihak berwenang menyampaikan informasi korban meninggal karena bunuh diri, pihak keluarga tak percaya begitu saja.
Kecurigaan keluarga muncul setelah jenazah dibawa ke rumah duka dan mereka melihat kondisi fisik korban.
Kuasa hukum pelapor, Paul Junisu Jethro Tambunan, mengatakan keluarga menemukan sejumlah luka yang dinilai tidak wajar.
Baca Juga: LBH Medan Minta Polda Sumut Usut Tuntas Kematian Mantan Istri Polisi
"Ketika jenazah korban sampai di rumah duka, pihak keluarga melihat banyaknya luka lebam di bagian wajah, kepala, dan badan, hingga bekas luka sayatan di bagian kaki," kata Paul, Jumat, 7 Agustus 2026.
Temuan tersebut kemudian menjadi salah satu dasar keluarga membawa persoalan kematian Winda ke jalur hukum.
Pihak keluarga menduga korban mengalami kekerasan sebelum meninggal dunia. Namun, dugaan tersebut masih harus dibuktikan melalui proses penyelidikan dan penyidikan serta pemeriksaan terhadap seluruh alat bukti.
Dalam proses pelaporan, pihak keluarga sempat meminta agar dugaan pembunuhan berencana turut dicantumkan dalam laporan.
Namun, menurut kuasa hukum keluarga, pihak SPKT Polda Sumut dan Ditreskrimum menyampaikan bahwa di Polrestabes Medan telah terdapat laporan model A dan surat perintah penyidikan (sprindik) telah diterbitkan.
"Tadinya kami sempat meminta kepada SPKT agar pasal dugaan pidana pembunuhan berencana itu dimasukkan dalam laporan kita, namun dari pihak SPKT Polda Sumatera Utara dan pihak Ditreskrimum memberikan pernyataan dan keterangan bahwasanya di Kepolisian Resort Kota Medan (Polrestabes Medan) dengan laporan model A sudah terbit SP sidiknya," katanya.
Berita Terkait
-
Dituding Larang Suporter Pasang Spanduk Karhutla, Oki Rengga Ungkap Deal-dealan yang Ditawarkan
-
Dari Kekhawatiran Hingga Solusi, Komisaris PLN Berdialog dengan Pengguna Mobil Listrik di Medan
-
Viral Oki Rengga Ngamuk di Tribun Stadion Gegara Spanduk Karhutla, Ngaku Hampir Dibunuh Pemerintah
-
Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumut Berlangsung Selama November 2026, Ini Kemudahan yang Diberikan
-
Persija Gagal Kalahkan PSMS, Asisten Shin Tae-yong Akui Anak Asuhnya Kewalahan
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Punya Pisang Ambon Matang? Sulap Jadi Banana Muffin Cokelat yang Lembut dan Legit!
-
Presiden Setuju Tanah Wakaf Blang Padang Dikembalikan ke Masjid Raya Baiturrahman Aceh
-
Prakiraan Cuaca 8 November: Hujan Berpotensi Hampir Merata di Sumut Sore-Malam Ini
-
Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Jepang, Lebih dari 20 Orang Luka-Luka
-
Bungkam Persiraja 5-0, Pelatih PSMS Medan Apresiasi Kerja Keras Pemain