SuaraSumut.id - BMKG meminta nelayan dan pelaku aktivitas di laut di wilayah Aceh mewaspadai gelombang laut tinggi yang mencapai 3,5 meter yang dipicu kondisi cuaca ekstrem.
"Terutama di perairan Samudra Hindia barat Aceh yang mencapai tinggi gelombang laut 3,5 meter," kata Prakirawan BMKG Kelas I Sultan Iskandar Muda Aceh Besar Putri Rizki Afriza melansir Antara, Sabtu (16/9/2023).
Selain itu, gelombang laut juga berpotensi mencapai antara 1,5 hingga 2,5 meter untuk perairan penyeberangan Banda Aceh-Sabang. Namun masih dalam kategori tenang hingga sedang.
Sedangkan untuk potensi gelombang laut rute penyeberangan Meulaboh, Aceh Barat-Sinabang, Simeulue antara 1,25-2 meter atau masih dalam kategori tenang.
"Diimbau tetap berhati-hati saat berlayar atau sedang beraktivitas di perairan karena terdapat juga potensi hujan di wilayah perairan, sehingga berpotensi terjadinya kenaikan tinggi gelombang saat terjadi hujan," jelasnya.
Secara umum kondisi cuaca berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam tiga hari ke depan.
Hal ini terjadi akibat adanya belokan angin di wilayah Aceh yang membentuk daerah perlambatan kecepatan angin di Aceh.
Kemudian, menghangat suhu muka laut di wilayah perairan Samudera Hindia Barat Aceh juga dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan.
Juga pengaruh aktifnya Madden-Julian Oscillation (MJO) di wilayah maritim Indonesia juga berpeluang meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia, termasuk wilayah Aceh.
Baca Juga: Kubu Pengantin yang Sebabkan Gunung Bromo Kebakaran Tuntut TNBTS Tanggungjawab
Oleh karena itu, BMKG juga meminta agar warga di beberapa kabupaten/kota di Aceh untuk mewaspadai potensi tanah longsor dan banjir akibat curah hujan tinggi.
Adapun beberapa daerah yang berpotensi diguyur hujan hingga deras yaitu Aceh Barat, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, dan Aceh Tenggara.
Kemudian Kabupaten Aceh Timur, Aceh Utara, Banda Aceh, Bener Meriah, Bireuen, Gayo Lues, Langsa, Lhokseumawe, Pidie, Pidie Jaya, Sabang, Simeulue, Subulussalam, Nagan Raya, Aceh Selatan, dan Aceh Barat Daya.
Berita Terkait
-
Gelombang Laut Di Penyebrangan Bali Diprediksi Hingga 6 Meter Sampai 9 Juli 2023
-
Keren Banget! 28 Siswa Ini Bikin Penelitian Inovatif: Ada Pembangkit Energi dari Gelombang Laut
-
Buat yang Liburan di Pantai Utara Tetap Waspada, Gelombang Laut Sedang Tinggi-tingginya
-
Salut, Para ABK Tetap Khusyuk Salat Tarawih di Tengah Arus Gelombang Laut
-
Angin Kencang Dan Gelombang Laut Tinggi di Bali, Warga Diminta Hati-hati
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit