SuaraSumut.id - PT Pupuk Indonesia (Persero) mengimbau seluruh distributor dan kios pupuk di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) ikut aktif mendorong para petani Sumut, untuk mengoptimalkan penebusan pupuk bersubsidi secara digital melalui aplikasi i-Pubers.
Direktur Keuangan Pupuk Indonesia, Wono Budi Tjahyono mengatakan, i-Pubers merupakan aplikasi digital yang digunakan kios untuk mempermudah petani menebus pupuk bersubsidi. Dengan digitalisasi, maka penebusan pupuk bersubsidi di tingkat kios dan petani menjadi lebih transparan dan akuntabel.
"Caranya sangat mudah, petani cukup datang ke kios dengan membawa KTP, lalu petugas kios akan melakukan verifikasi data yang semuanya sudah terintegrasi dalam satu aplikasi digital ini. Baik data petani, alokasi, dan sebagainya," ujarnya di Sumut, Kamis (21/9/2023).
Wono menjelaskan, aplikasi ini dikembangkan hasil sinergi Kementerian Pertanian bersama Pupuk Indonesia. Adapun semangat inovasi ini adalah mengedepankan prinsip penyaluran tepat sasaran dan kemudahan bagi petani.
Selain Sumut, digitalisasi kios ini juga telah diterapkan di Bangka Belitung, Kalimantan Selatan, Riau, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Bali, dan Kabupaten Aceh Besar. Harapannya, aplikasi digital ini dapat diterapkan di seluruh wilayah Indonesia.
Adapun terkait penyaluran pupuk bersubsidi, hingga 18 September 2023 penyerapan pupuk bersubsidi di Sumut tercatat sebesar 219.277 ton. Rinciannya, penyerapan pupuk bersubsidi urea sebesar 124.429 ton, penyerapan pupuk bersubsidi NPK di angka 94.291 ton, serta penyerapan NPK kakao 557 ton.
Selain itu, kunjungan Wono ke Sumut kali ini untuk memastikan ketersediaan stok pupuk bersubsidi di gudang dan kios-kios menjelang musim tanam Oktober 2023 hingga Maret 2024. Per tanggal 18 September 2023, Pupuk Indonesia telah menyiapkan persediaan pupuk bersubsidi sebanyak 67.512 ton atau setara dengan 400 persen dari ketentuan stok minimum yang diharuskan pemerintah. Stok tersebut terdiri dari urea 46.480 ton, NPK 20.104 ton, dan NPK kakao 928 ton.
"Stok tersebut saat ini berada di gudang Lini III atau di tingkat kabupaten/kota yang ada Sumatera Utara. Pupuk tersebut siap untuk disalurkan kepada petani," tandas Wono.
Untuk mendukung kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi di wilayah Sumut, Pupuk Indonesia juga menyediakan sebanyak 19 gudang Lini II di tingkat provinsi dan Lini III di tingkat kabupaten/kota. Selain itu, terdapat sejumlah 180 distributor serta 2.280 kios dan 28 petugas lapangan Pupuk Indonesia di Sumatera Utara.
Wono pun memastikan, pupuk bersubsidi akan disalurkan kepada petani sesuai dengan regulasi. Adapun petani yang berhak mendapatkan pupuk bersubsidi harus memenuhi kriteria yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10 Tahun 2022, yaitu wajib tergabung dalam kelompok tani, terdaftar dalam eAlokasi yang terkoneksi dengan Sistem Informasi Manajemen Penyuluh Pertanian (SIMLUHTAN), menggarap lahan maksimal dua hektare.
Selain itu, dalam peraturan ini juga menetapkan sembilan komoditas strategis yang berhak menerima subsidi pupuk, antara lain padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, kopi, tebu, dan kakao.
"Tujuan utama dari subsidi pupuk yaitu untuk ketahanan pangan nasional dapat tercapai. Pupuk Indonesia didukung distributor dan kios akan berupaya agar pupuk bersubsidi bisa terserap secara optimal dan sesuai dengan regulasi," pungkasnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Telkomsel Perkuat Konektivitas Huntara Aceh Tamiang melalui Kolaborasi Telkom Group dan Danantara
-
Bupati Copot Lurah-Kades Sampaikan Terima Kasih ke Bakhtiar, Rahmansyah: Gubsu Harus Beri Peringatan
-
Ribuan ASN Pemerintah Aceh Dikerahkan Bersihkan Sekolah Pascabencana
-
Perdana di 2026, Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Sabu Antar Provinsi di Langkat
-
Bantuan ke Sikundo Aceh Barat Dikirim Pakai Helikopter Gegara Jalan Masih Terputus