SuaraSumut.id - Pemain asal Belanda yang disebut-sebut memiliki garis keturunan Indonesia, Kaya Symons, menjadi salah satu pesepak bola yang mencuri perhatian publik. Lalu dari mana dia mendapatkan darah Indonesia?
Secara kualitas, Kaya Symons memang menjadi salah satu pesepak bola muda yang memiliki prospek cerah. Sebab, pemain berusia 18 tahun ini sudah pernah memperkuat Timnas Belanda di level usia muda.
Dia tercatat pernah bermain untuk Timnas Belanda U-15, U-17, U-18, hingga U-19. Yang terbaru, namanya sempat masuk dalam daftar 33 pemain yang dipanggil untuk menghadapi Kualifikasi Euro U-19.
Melalui laman resmi Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB), Kaya Symons bakal bersaing untuk mendapatkan tempat utama di skuad Timnas Belanda U-19 yang akan menghadapi Luksemburg, Azerbaijan, dan Bosnia-Herzegovina.
Kakeknya Berasal dari Indonesia
Kaya Symons mendapatkan darah keturunan Indonesia dari kakeknya. Sebab, kakek dari garis keluarga ayahnya berasal dari Medan, Sumatera Utara.
Ketika itu, kakeknya memutuskan untuk meninggalkan Indonesia dan terbang ke Belanda. Dari sana, dia memiliki seorang anak lelaki yang kelak menjadi ayah Kaya Symons.
Symons pun mengaku pernah mengunjungi tanah kelahiran kakeknya di Medan pada medio 2019 untuk berlibur. Mereka mendatangi tempat kakeknya berasal. Sayangnya, dia tak mendapatkan rumah tinggal kakeknya.
Sejak Juli 2021, Kaya Simons bergabung dengan Vitesse U-18. Sebelumnya, dia pernah bermain di sejumlah akademi di Negeri Kincir Angin. Dia terikat kontrak berdurasi tiga tahun dari 2021 hingga 2024.
Baca Juga: Striker Belanda Delano Ladan Akui Ingin Bela Timnas Indonesia
Ketika itu, dia menjadi salah satu di antara tujuh nama pemain akademi Vitesse yang dipromosikan ke tim U-18 untuk menghadapi musim baru. Ketika itulah, namanya mencuri perhatian netizen Indonesia.
“Selama tim seleksi A sedang berlibur di musim panas, Akademi Vitesse akan tetap berlatih untuk beberapa waktu ke depan,” tulis SBV Vitesse dikutip dari laman resmi klub.
“Kepala Akademi Vitesse baru saja memperpanjang kontraknya, sehingga ia akan tetap memimpin akademi. Selain itu, sebanyak 7 pemain dari akademi juga telah menandatangani kontrak,” lanjutnya.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Layanan Pegadaian Hadir di Mandrehe Nias Barat
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini