SuaraSumut.id - Bentrok kelompok mahasiswa pecah di kampus Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Jalan Williem Iskandar, Jumat 10 November 2023.
Bentrokan ini terekam kamera video ponsel dan beredar di media sosial. Dilihat dari video yang diunggah di akun facebook medankedankita, terlihat sejumlah mahasiswa terlibat aksi saling pukul di areal parkir kampus.
Sejumlah orang yang berada di lokasi terlihat mencoba melerai. Pihak keamanan kampus juga terlihat berada di lokasi meredakan bentrokan.
"Aksi pemukulan itu terjadi di arel kampus UINSU tepatnya di Gedung Fakultas Tarbiyah," tulis pengunggah video, dilihat Sabtu (11/11/2023).
Informasi diperoleh bentrok melibatkan sejumlah mahasiswa diduga dari Universitas HKBP Nommensen (UHN) dengan mahasiswa UINSU. Akibat bentrokan ini, dua orang mahasiswa UINSU luka-luka.
Humas UINSU Yuni Salma ketika dikonfirmasi SuaraSumut.id membenarkan kejadian ini. Dirinya mengatakan kejadian bentrok ini bermula ketika sekelompok mahasiswa datang ke dalam kampus.
"Kronologi kejadian, yakni dimulai dari sekelompok orang mengendarai sepeda motor menerobos pengamanan dan masuk ke kampus II UINSU, Jalan Willem Iskandar.Kemudian melakukan pemukulan terhadap beberapa mahasiswa yang diduga sebagai oknum yang mereka cari," ujarnya.
Perselisihan atau bentrok diduga terjadi luar kampus, lalu merembet ke dalam kampus. Sekelompok mahasiswa yang diduga dari kampus lain itu melakukan penyerbuan.
"Mahasiswa UINSU yang sebagian besar sedang mengikuti perkuliahan terkejut mendengar keributan yang terjadi di lingkungan kampus II," ungkap Yuni.
Lalu kelompok itu melakukan penyerangan, perusakan terhadap sarana dan prasarana kampus, seperti pelemparan jendela dan lampu-lampu fasilitas kampus.
"Sebagian massa pelaku penyerangan memang secara jelas mengaku berasal dari Universitas HKBP Nomensen. Namun, sejauh ini pengakuan itu belum bisa diverifikasi keberanannya," kata Yuni.
Dirinya mengaku belum diketahui pasti motif peristiwa ini. Kejadian itu menyebabkan dua orang mahasiswa UINSU mengalami luka-luka dan kini sudah ditangani dan dilakukan perawatan di rumah sakit.
Pihak kampus mengambil langkah cepat dengan menghubungi polisi dan dalam waktu singkat datang ke lokasi untuk menjaga kondusivitas.
Bahkan, Rektor UINSU juga melakukan pertemuan dengan Rektor UHN. Keduanya sepakat untuk bersama menjaga kondusivitas masing-masing di kampus.
"Pimpinan dua kampus sepakat menolak segala macam aksi kekerasan yang dilakukan di dalam lingkungan kampus," jelasnya.
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pengamat Puji Langkah BUMN Perkuat Tata Kelola dan Efisiensi Korporasi
-
Cekcok dengan Istri, Pria di Toba Bakar Rumah Mertua hingga Ludes
-
BanBan Running Club Minta Maaf Usai Bikin Konten di Stadion Teladan Medan
-
6 Orang yang Serang Polisi saat Gerebek Bandar Narkoba di Medan Ditangkap
-
8 Gudang Penampungan Motor di Medan Digerebek, 136 Kendaraan Diamankan