SuaraSumut.id - Video yang memperlihatkan dua pria mengaku telah tertipu dengan pekerjaan ilegal di Kamboja, membuat heboh dan viral di media sosial (medsos).
Keduanya meminta tolong kepada Pemerintah Indonesia dan Wali Kota Medan Bobby Nasution agar diselamatkan. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok @pangerangrey, dilihat SuaraSumut.id, Senin (13/11/2023).
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kepada Bang Grey dan Pemerintah Indonesia dan Wali Kota Medan Pak Bobby Nasution, tolong selamatkan kami Pak," kata salah satu pria dalam video.
Pria tersebut mengaku tertipu pekerjaan Ilegal. Mereka telah melakukan mediasi kepada perusahaan, namun harus membayar denda.
"Kami ketipu pekerjaan ilegal, di tempat perusahaan kami. Kami sudah mediasi kepada perusahaan kami, kami malah disuruh denda dan bayar Rp 25 juta," ujar pria itu.
Pria itu mengaku pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) tidak ada merespons. Mereka diharuskan membayar denda dalam jangka waktu tujuh hari.
"Pihak KBRI tidak ada respons dan kami malah ditekan untuk membayar denda tersebut. Kami dikasih waktu 7 hari untuk dapati Rp 25 juta untuk tebus denda itu," ungkapnya.
Mereka juga mengaku sudah 4 hari tidak makan. Oleh karena itu, mereka meminta tolong Pemerintah dan Bobby Nasution untuk diselamatkan.
"Kami tidak tahu lagi bagaimana caranya Pak. Kami sudah tidak makan 4 hari, kami lapar Pak, kami pengen pulang Pak. Tolong kami Pak, tolong kami Bang Grey, Pemerintah Indonesia, tolong kami Pak Bobby," katanya.
Video dua pria mengaku tertipu pekerjaan ilegal di Kamboja ini mendapat komentar dari warganet.
"Sebutkan nama perusahan yang membawa kalian," ungkap warganet.
"Tapi 4 hari masi ada kuota," ucap warganet.
"Bukan denda..tapi kembalikan dana buat keberangkatan dan akomodasi tepatnya," kata warganet.
Berita Terkait
-
Viral Calon Kadet Putri Unhan Pilih Mundur Dibanding Lepas Hijab, Publik Soroti Kebijakan Tak Jelas
-
Perjalanan Cinta Roberto Carlos: Punya 11 Anak dari 7 Wanita Berbeda dan Menikah 4 Kali
-
Begini Cara Warga Israel Masuk Indonesia hingga Bisa Pelesir ke Bali hingga Toraja
-
Viral 3 Turis Diduga IDF Diusir dari Gym, Media Israel Sebut Bali Tak Lagi Ramah
-
Viral WNA Diduga Tentara IDF di Bali, Arya Wedakarna Malah Jadi Pengikut PM Israel
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kadis Perpustakaan Medan Benny Sinomba Mutasi ke Pemprov Sumut
-
BNPB Minta Warga Flores Jangan Panik Hadapi Gempa Susulan: Tetap Tenang
-
170 Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Medan
-
BRI KKB National Expo Hadir di 131 Lokasi, Sukses Torehkan Rekor MURI
-
Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Ledakan Rumah Mewah di Medan, Identitas Masih Rahasia