SuaraSumut.id - Sejumlah pengendara sepeda motor tergelincir saat melintas di Jalan Sudirman Medan yang dipugar Pemkot Medan. Jalan itu berada di depan rumah dinas Gubernur Sumatera Utara (Sumut).
LBH Gelora Surya Keadilan membuka posko pengaduan bagi korban yang terjatuh saat melintas di jalan tersebut.
"Kita membuka Posko Pengaduan bagi pengendara motor yang menjadi korban sehingga merasa dirugikan," kata Ketua LBH Gelora Surya Keadilan, Surya Adinata dalam keterangan tertulis, Kamis (23/11/2023).
Surya mengatakan, para korban terjatuh dapat melakukan gugatan perdata ke Pemkot Medan dengan sangkaan perbuatan melawan hukum oleh penguasa.
"Pasal yang bisa dikenakan ke Pemko Medan dapat ditemukan di dalam Pasal 1365 KUHPerdata," ucapnya.
Adapun bunyi Pasal 1365 KUHPerdata: "Tiap perbuatan yang melanggar hukum dan membawa kerugian kepada orang lain, mewajibkan orang yang menimbulkan kerugian itu karena kesalahannya untuk menggantikan kerugian."
Diirnya menilai Pemkot Medan melalui Dinas SDABMBK telah melakukan perbuatan melawan hukum karena adanya kesalahan sehingga menimbulkan kerugian bagi pengendara kendaraan bermotor yang jatuh.
"Bagi masyarakat yang merasa dirugikan dapat melaporkan ke kantor LBH Gelora Surya Keadilan, Kita akan fasilitasi gugatan hukum tersebut," jelasnya.
Sebelumnya, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan telah mengecek kondisi Jalan Sudirman. Setelah dicek, Bobby mengaku bahwa jalan tersebut memang licin.
"Ya jadi saya udah tanya, ngecek langsung tadi malam, emang kondisinya licin, kita akui," kata Bobby kepada wartawan, Selasa (21/11/2023).
Dari keterangan Dinas SDABMBK, pengerjaan tersebut belum selesai. Bobby mengatakan ada miskomunikasi antara Polrestabes Medan, Dinas Perhubungan, dan Dinas SDABMBK.
"Jalur itu seharusnya belum dibuka. Uji coba yang diminta kemarin bukan untuk dilalui masyarakat, tapi internal. Tapi setelah uji coba internal, tidak dilakukan penutupan kembali," ucap Bobby.
Menantu Presiden Jokowi ini menegaskan bahwa narasi soal jalan itu dikeramik adalah hoaks. Sebab, material jalan memang bukan keramik.
"Kalau mau menyampaikan kejadian, silahkan dan terima kasih. Tapi jangan hoaks atau pun fitnah. Itu sekali lagi bukan keramik. Ini beton seperti biasa kita bangun. Cuma dicetak saja. Kelihatannya dicetak bentuk-bentuk kemarik, dibuat bentuk seperti lantai," ungkap Bobby.
"Saya rasa di media sosial baik Pemkot Medan, dinas yang terkait telah diinformasikan pemasangan itu bukan keramik. Jadi kalau dikatakan keramik itu hoaks," sambung Bobby.
Berita Terkait
-
Tinjau Irigasi, Gubsu Bobby Serap Aspirasi dan Beri Solusi untuk Petani di Gunungsitoli Nias
-
Gubsu Bobby Nasution: Pemprov Sumut Bantu Beasiswa 20 Dokter di Kepulauan Nias
-
PSMS Tekuk PSIS 2-1, Gubernur Bobby Nasution Optimistis Ayam Kinantan Menuju ke Super League
-
Luncurkan Teras Pelajar Sumut Berkah, Gubsu Bobby Siapkan Ruang Kreativitas-Pengembangan Bakat Siswa
-
Kolaborasi Kapolri-Gubsu Bobby Nasution, Upaya Pemberantasan Narkoba di Sumut Tambah Kuat
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki
-
Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan
-
Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC