SuaraSumut.id - Calon wakil presiden Mahfud MD menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Sekretaris Jendral (Sekjen) Partai Hanura Kodrat Shah.
Dirinya bersama bersama Tim Pememangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD mengaku merasa kehilangan atas meninggalnya Kodrat Shah.
Hal ini dikatakan Mahfud dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya @mohmahfudmd dilihat, Minggu (3/12/2023).
"Kami keluarga besar pasang calon presiden dan wakil presiden Ganjar-Mahfud MD dan seluruh TPN Tim Pemenangan Nasional merasa sangat kehilangan, merasa sangat berduka atas wafatnya sahabat kami yaitu Kodrat Shah Bin H Gulrang Shah Al Hafiz pada 30 November kemarin tiba-tiba diberitakan wafat," kata Mahfud.
Ia mengaku masih ingat saat-saat terakhir bersama almarhum Kodrat Shah. Mahfud menilai almarhum adalah teman diskusi di berbagai kesempatan.
"Masih terngiang persahabatan kami, perjalanan kami semua untuk berjuang sampai saat-saat terakhir beliau bersama kami, yaitu memperjuangkan masa depan Indonesia yang lebih baik. Beliau adalah Sekjen Partai Hanura yang dengan setia menemani Bapak Osman Sapta Odang dan banyak berdiskusi dalam berbagai kesempatan bersama saya, bersama Pak Ganjar, bersama Pak Oso dan bersama teman-teman lainnya," ucapnya.
Mahfud kemudian mendoakan almarhum dan TPN akan meneruskan perjuangan. Sosok almarhum dinilai pejuang kebenaran.
"Oleh sebab itu kami mengucapkan berduka dan mengucapkan innalillahi wa inna ilaihi rajiun, mudah-mudahan almarhum mendapatkan surga-nya. Kami semua yang ditinggalkan akan terus berjuang dengan semangat patah tumbuh hilang berganti, hilang satu tumbuh seribu. Pejuang-pejuang kebenaran seperti almarhum akan terus lahir di republik ini sampai nantinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menjadi negara yang maju," ujarnya.
"Selamat jalan almarhum Kodrat Shah, allaahummaghfirlahaa warhamhaa wa'aafihaa wa'fu 'anhaa ya rahman ya rahim," tutupnya.
Diketahui, kabar meninggalnya Kodrat Shah disampaikan mantan Wakil Gubernur Sumut Musa Rajeksah melalui akun instagram pribadinya.
"Telah berpulang ke Rahmatullah orang tua kami, paman kami Kodrat Shah bin H. Gulrang Shah hari ini," tulisnya.
Pria yang akrab disapa Ijeck ini mengatakan Kodrat meninggal dunia di Jakarta. Jasad Kodrat akan disemayamkan di Komplek Cemara Asri.
"Insya Allah Almarhum akan disemayamkan di Komplek Cemara Asri, Jalan Tulip, No 27," kata Ijeck.
Berita Terkait
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Mahfud Tegaskan Polisi Tak Bisa Menolak Putusan Praperadilan Kasus Andrie Yunus
-
'Pengadilan Jadi Dagelan', Kritik Keras Mahfud MD di 28 Tahun Reformasi
-
Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik
-
Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
TNI AL Gerebek Pesta Sabu di Tengah Laut, 6 Awak Kapal Ikan Ditangkap
-
Gara-gara Baju Ketat! 46 Warga Aceh Barat Terjaring Razia, Langgar Aturan Busana Syariat
-
Dua Pelaku Zina Dicambuk 100 Kali di Depan Publik, Aceh Barat Kirim Pesan Tegas Penegakan Syariat
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan