Scroll untuk membaca artikel
Suhardiman
Rabu, 06 Desember 2023 | 15:11 WIB
General Manager BFI Finance Region Sumatra, Sudihartono, saat mengunjungi tenant UMKM dalam kegiatan pelatihan dan pendampingan usaha di Focal Point Mall, Medan, Rabu (6/12/2023). [Suara.com]

SuaraSumut.id - Ratusan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) mengikuti pelatihan dan pendampingan usaha serta bazar aneka produk. Kegiatan ini berlangsung di Focal Point Mall Medan pada 6-7 Desember 2023.

Pantauan SuaraSumut.id di lokasi, terlihat pelaku UMKM yang tergabung dalam Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) sangat antusias mendengarkan pemaparan dari narasumber.

Ada juga sejumlah tenant UMKM terdiri dari makanan, minuman, pakaian serta pernak-pernik. Selain pelatihan dan bazar, ada juga pemeriksaan kesehatan gratis, olahraga poundfit, serta lomba mewarnai untuk anak-anak.

General Manager BFI Finance Region Sumatra, Sudihartono mengatakan pihaknya turut berperan aktif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia, salah satunya dengan menyelenggarakan kegiatan ini.

"Pelaku UMKM selayaknya terus difasilitasi agar naik kelas, mampu menyerap tenaga kerja yang lebih besar, dan mampu berkontribusi nyata dengan bisnis yang berkelanjutan," katanya, Rabu (6/12/2023).

Dirinya menjelaskan pelatihan ini bertujuan meningkatkan kualitas dan kapasitas sebagai pelaku usaha agar dapat berkembang lebih maju, bermental kuat, dan cerdik melihat persaingan dan potensi pasar.

Salah satu tenant UMKM dalam kegiatan pelatihan dan pendampingan usaha di Focal Point Mall, Medan, Rabu (6/12/2023). [Suara.com]

"Nantinya, salah satu peserta terpilih juga berkesempatan dibuatkan video promosi dan kisah bisnisnya dimuat di media massa sehingga usahanya makin dikenal luas," ujarnya.

Pihaknya berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah komunikasi antar pelaku UMKM di Medan dan sekitarnya untuk bertukar pengalaman dan memperluas jaringan.

"Kegiatan ini juga dapat menjadi kesempatan para pelaku UMKM untuk mengetahui beragam solusi yang ditawarkan dalam mendampingi kegiatan usaha mereka," ucapnya.

Adapun nilai pembiayaan baru (new boooking) sepanjang Januari hingga September 2023 paling banyak dikucurkan untuk modal kerja sebesar 53 persen. Sisanya adalah pembiayaan investasi dengan porsi sebesar 27 persen, serta pembiayaan multiguna dan berbasis syariah sebesar 20 persen.

"Portofolio pembiayaan baru didominasi oleh pembiayaan berjaminan kendaraan bermotor (roda empat dan roda dua) sebesar 66 persen," cetusnya.

Tak hanya itu, kata Sudi, pihaknya juga menyediakan pembiayaan berbasis syariah untuk segala kebutuhan usaha. Berbagai produk pembiayaan syariah dapat dipilih, mulai dari pembiayaan untuk tujuan produktif atau usaha hingga untuk tujuan kebutuhan konsumtif atau multiguna.

Sekretaris Dinas Koperasi UKM Perindustrian & Perdagangan Kota Medan, Erwin Saleh mengatakan, Pemkot Medan telah banyak melakukan pelatihan untuk UMKM sepanjang tahun 2023.

"Pelatihan yang diberikan terutama untuk mengembangkan potensi para UMKM.
Pelatihan soal manajemen keuangan hingga permodalan juga diberikan. Karena itu sangat penting untuk UMKM," jelasnya.

Dirinya mengapresiasi BFI Finance karena menggandeng IWAPI bekerjasama. Ini menjadi salah satu upaya bagaimana mengembangkan ibu-ibu dari UMKM.

"Sangat penting memang bagaimana mengembangkan potensi dan memancingnya, hingga berhasil dalam suatu usaha. Tentu soal kekurangan dalam hal permodalan itu sudah lumrah dan berharap BFI bisa memberikan stimulan untuk mengatasi hal itu," ungkapnya.

Perwakilan DPD IWAPI Sumut, Purnama Dewi mengatakan, untuk mewujudkan UMKM naik kelas harus memenuhi kriteria yakni produknya harus unggul, berkualitas dan harus mampu memanfaatkan teknologi digital.

"Paling utama, tingkatkan pemasaran sampai internasional. Tapi Ini semua tidak bisa dicapai tanpa bantuan daru lembaga keuangan. Kita aperisiasi besar kegiatan ini, karena sangat membantu anggota IWAPI. Diharapkan ke depan semuanya menjadi lebih kreatif dan bisa meningkatkan omzet," katanya.

Load More