SuaraSumut.id - Seorang pria bernama Rudi Santo Pasaribu (51) tewas di tangan kedua anaknya OAP (18) dan AJP (16). Saat ini keduanya telah ditangkap.
"Terhadap kedua pelaku sudah diamankan," kata Kapolres Pematang Siantar AKBP Yogen Heroes Baruno, Senin (1/1/2024).
Peristiwa terjadi di rumah korban di Jalan Pdt J Wismar Saragih, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu 30 Desember 2023.
Pelaku bersama ibunya diketahui tinggal di Kota Batam dan korban tinggal di Pematang Siantar. Mereka bertemu saat hendak menghadiri acara pemakaman salah satu anggota keluarga.
Korban bersama istri dan kedua anaknya berangkat ke Kabupaten Toba untuk acara pemakaman. Saat di perjalanan, korban terlibat cekcok dengan keluarganya.
"Sehingga korban turun bersama istrinya untuk kembali lagi menuju ke Kota Pematang Siantar," ujarnya.
Saat itu kedua anaknya menyusul kembali ke rumah sang ayah pada Jumat 29 Desember 2023. Mereka meminta agar ibunya kembali ke Batam.
"Korban yang mendengar itu tidak terima dan terjadilah cekcok. Kedua anaknya lalu pergi meninggalkan rumah," ungkapnya.
Pada Sabtu 30 Desember 2023, OAP dan AJP kembali datang untuk mengajak ibunya pulang ke Batam. Di situ korban malah mengambil sebilah celurit dan mengancam kedua anaknya pergi dari rumahnya.
"Kedua pelaku berhasil mengamankan celurit dari tangan korban dan diberikan kepada ibunya untuk disimpan," cetusnya.
Meski sempat mereda, kata Yogen, korban kembali terlibat pertengkaran dengan kedua anaknya tersebut. Petaka pun tak terhindarkan. Korban dan kedua anaknya terlibat perkelahian.
"Korban dan kedua pelaku terjadi pergumulan dan saling dorong, pukul dan tendang," jelasnya.
Kalah tenaga menghadapi dua orang, sang ayah akhirnya kalah. Saat itu posisi korban dalam keadaan telungkup ke arah lantai. Kemudian ditahan oleh lutut salah seorang pelaku lalu dipukuli berulang-ulang.
"Melihat ayahnya lemas, kedua pelaku meminta tolong kepada bibinya untuk membawa ke rumah sakit. Korban dinyatakan meninggal di rumah sakit," kata Yogen.
Polisi yang mendapat laporan kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap kedua pelaku.
Berita Terkait
-
Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Janji Beri Modal Usaha untuk Warga
-
Pemprov Sumut Siapkan Jalur Alternatif MedanBerastagi, Ditargetkan Rampung 2029
-
Posko Pengungsian dan Kesehatan Dibuka untuk Warga Terdampak Sinabung
-
Gunung Sinabung Kembali Erupsi, Status Naik Jadi Siaga
-
Kasus Penganiayaan di Labuhanbatu, Perempuan NS Jadi Tersangka Usai Korban Lapor Bareskrim Polri
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO
-
Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan
-
Eks Perawat Culik Bayi di RS Medan Secara Acak untuk Dijual ke Pasutri, Ini Kronologisnya
-
Kepling Wanita di Medan Ditangkap Kasus Narkoba, Diduga Edarkan Pod Getar
-
Sedekah dan Wakaf Energi Al Washliyah Dapat Dukungan Jasa Tirta I