SuaraSumut.id - Seorang wanita bernama Evy Marina Amaliawati (53) ditemukan tewas di dalam rumahnya di Gampong Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar.
Wanita asal Sabang ini diduga menjadi korban pembunuhan pada Selasa 2 Januari 2024. Korban diduga dibunuh menggunakan batu.
"Ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, diduga dibunuh menggunakan sebuah batu di bagian kepala korban," kata Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh Kompol Fadillah Aditiya Pratama melansir Antara, Rabu (3/1/2023).
Dirinya menjelaskan jasad korban pertama kali ditemukan oleh anaknya Cut Nur Marlia (25) sekitar pukul 05.00 WIB.
"Dari keterangan anak korban, ada seseorang yang masuk ke rumah diduga ingin melakukan pencurian. Ia lalu menghubungi temannya Reza (28) untuk dapat datang ke rumah," ungkapnya.
Sesampai di lokasi, Reza melihat korban tergeletak di lantai kamar dalam kondisi berdarah. Dirinya lalu meminta tolong kepada warga dan perangkat desa.
Pihak kepolisian yang mendapat laporan kemudian turun ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Kami melakukan olah TKP dan interogasi terhadap anak korban serta saksi untuk mengetahui ciri-ciri pelaku," ungkapnya.
Fadillah mengaku pelaku belum sempat mengambil barang berharga milik korban, namun telah menghabisi nyawa pemilik rumah tersebut.
"Ini merupakan tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang," ujarnya.
Di lokasi, kata Fadillah, petugas menemukan sebuah batu di lokasi kejadian yang diduga digunakan untuk memukul korban. Pada batu tersebut terdapat tetesan darah.
"Jasad korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum. Saat ini petugas masih melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku," katanya.
Berita Terkait
-
Sinopsis Film Vadh: Thriller Gelap India yang Diduga Jadi Inspirasi Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun
-
Korban Pembunuhan di Madiun Dicibir Pelakor, Aktivis Perempuan: Memangnya Boleh Dibunuh?
-
Korban Pembunuhan di Madiun Disudutkan karena Status Istri Siri, Aktivis Desak Edukasi Publik
-
IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun
-
Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya
-
150 Ribu Batang Ganja Dimusnahkan di Madina, Ladang Seluas 5 Hektar Ditemukan di Pegunungan
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki