SuaraSumut.id - Seorang anak bernama Ali Hakim (36) tega memukul ayahnya Jaswadi (61) menggunakan kayu hingga meninggal dunia. Peristiwa terjadi di Kelurahan Silandit, Kecamatan Padang Sidempuan Selatan, Padang Sidempuan, Sumatera Utara (Sumut), Jumat 5 Januari 2024.
Usai melakukan aksinya, Ali kabur meninggalkan rumah. Pihak keluarga yang mengetahui itu sempat membawa korban ke rumah sakit. Namun demikian, nyawa korban tidak tertolong. Peristiwa penganiayaan maut ini lalu dilaporkan ke pihak berwajib.
Kasat Reskrim Polres Padang Sidempuan AKP Maria Marpaung mengatakan, pihaknya yang mendapat laporan melakukan penyelidikan dan menangkap Ali.
"Sudah diamankan," katanya kepada SuaraSumut.id, Minggu (7/1/2024).
Maria menjelaskan bahwa pelaku ditangkap di Desa Bargottopong pagi tadi sekitara pukul 09.30 WIB.
Usai ditangkap polisi, pelaku kemudian dibawa ke Satreskrim Polres Padang Sidempuan guna proses hukum lebih lanjut.
"Petugas turut mengamankan barang bukti kayu alu atau tumbukan padi yang digunakan untuk memukul korban," ucapnya.
Sebelum menghabisi nyawa ayahnya, kata Maria, pelaku yang sempat meminta rokok namun tidak diberikan. Di situ pelaku mendengar suara mengomel dari ayahnya.
"Ada suara ribut-ribut dari korban katanya, tapi pelaku tidak tahu apa yang dibilang korban," ungkapnya.
Pelaku kemudian emosi. Ia lalu mengambil kayu dan memukul kepala korban.
"Jadi motif pelaku emosi (dengan ayahnya) dan langsung mengambil kayu serta memukulkan ke bagian kepala belakang korban," katanya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi
-
Kesaksian Korban Salah Sasaran di Kericuhan Malioboro: Ditarik dan Dipukuli Massa Tak Dikenal
-
Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen
-
Dugaan Penganiayaan Nelayan hingga Tewas di Polsek Kajang, 4 Polisi Diadukan ke Mabes
-
PSMS Tekuk PSIS 2-1, Gubernur Bobby Nasution Optimistis Ayam Kinantan Menuju ke Super League
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sungai Lubuak Lakuak Meluap, Banjir Bandang Rendam Empat Jorong di Pandai Sikek
-
150 Ribu Batang Ganja Dimusnahkan di Madina, Ladang Seluas 5 Hektar Ditemukan di Pegunungan
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki