SuaraSumut.id - Bank Rakyat Indonesia (BRI) membagikan layanan kontak yang dapat dihubungi seputar layanan bank dan pengaduan terkait penipuan.
Banyak modus penipuan yang kerap menyasar nasabah BRI. Informasi dihimpun, beberapa modus penipuan yang sering terjadi pada BRI meliputi:
1. Modus Social Engineering
Penipu berpura-pura sebagai petugas bank dan meminta atau menanyakan password atau informasi pribadi.
2. Akun Palsu
Penipu mengatasnamakan BRI dengan mengunggah serta mengirimkan informasi palsu melalui media sosial, email, dan pesan. Mereka juga dapat membuat akun palsu di media sosial yang mengaku sebagai BRI.
Untuk mengantisipasi modus penipuan tersebut, BRI memberikan beberapa tips, antara lain:
1. Waspada saat ada pesan dari nomor tak dikenal mencantumkan link atau file.
2. Jaga kerahasiaan data pribadi, termasuk nomor rekening, nomor kartu, PIN, user, password, dan OTP.
3. Laporkan segera jika menemukan akun palsu atau mengalami penipuan.
BRI juga menyediakan berbagai saluran resmi untuk melaporkan dan mendapatkan informasi, seperti call center, WhatsApp, Facebook Messenger, dan email.
Adapun akses layanan resmi BRI yang dapat dihubungi pelanggan yakni:
Contact BRI : 1500 017
Email: callbri@bri.co.id
FB Messenger : BANK BRI
Whatsapp: 08121214017
Kerahasiaan data pribadi nasabah adalah hal yang terpenting bagi BRI. BRI berkomitmen untuk memberlakukan upaya terbaiknya untuk melindungi dan mengamankan data pribadi dari akses pengumpulan, pengolahan, penganalisasisan, penyimpanan, pengungkapan, perbaikan dan penghapusan oleh pihak-pihak yang tidak berwenang.
Dalam hal terjadi akses dan kegiatan ilegal atas kerahasiaan Informasi pribadi Anda yang berada di luar kendali BRI, BRI akan segara memberitahukan kepada pelanggan pada kesempatan pertama sehingga dapat menggurangi resiko yang timbul atas hal tersebut.
Meski demikian, nasabah bertanggung jawab untuk menjaga kerahasiaan detil data pribadi, termasuk informasi mengenai username, password, email maupun OTP kepada siapapun dan untuk selalu menjaga dan bertanggung jawab atas keamanan perangkat yang Anda gunakan.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Lepas Bek Layvin Kurzawa, Persib Bandung Ucap Pesan Menyentuh
-
Mengejutkan! Mirza Mustafic Tinggalkan Bali United, Ekspatriat Kedua yang Hengkang
-
Pledoi TaniHub, Nicko dan William Sebut Keputusan Investasi Telah Sesuai Prosedur
-
Teman Lama Tipu Suami Bunga Zainal Rp2,3 Miliar, Modus Bisnis Batu Bara Beri Janji Manis
-
Dana Umrah Hanania Group Diduga Buat Bayar Influencer, Polisi akan Periksa Keanu hingga Awkarin
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
BNI Bantah Tudingan Mengulur Waktu Penyelesaian Kasus Koperasi Swadharma
-
Kuasa Hukum BNI: Perlawanan Diajukan Agar Pembayaran Sesuai Dasar Hukum yang Jelas
-
BNI Siap Jalankan Putusan Hakim Terkait Kasus Koperasi Swadharma
-
58 Huntara di Aceh Utara Rusak Dihantam Angin Kencang
-
Ribuan ASN Pidie Jaya Aceh Sumringah, Gaji ke-13 Cair